PBNU Minta Pendeta Gilbert Tak Dipolisikan: Cukup Minta Maaf

Nhico
Nhico

Kamis, 18 April 2024 12:13

Pendeta Gilbert.(F-INT)
Pendeta Gilbert.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) merespons pelaporan Pendeta Gilbert Lumoindong ke Polda Metro Jaya buntut video khotbah yang viral beberapa waktu lalu.

Gus Fahrur meminta agar Pendeta Gilbert tak dipolisikan karena sudah meminta maaf kepada umat Islam.

“Saya kira tidak perlu (dipolisikan), sebaiknya cukup dengan dia meminta maaf kepada umat Islam,” kata Gus Fahrur kepada wartawan, Rabu (17/4/2024).

Gus Fahrur mengajak masyarakat menjaga suasana kondusif kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dia juga mengajak umat Islam menunjukkan bahwa agama Islam adalah agama rahmatanlil’alamin, dakwah ramah bagi semuanya.

Dia berharap ke depan sebaiknya semua pihak berhati-hati dalam memilih bahan candaan agar tidak terjadi kesalahpahaman antar-pemeluk agama.

Sebab, kata dia, isu agama bisa menjadi sangat sensitif pagi pemeluknya.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 April 2026 11:48
Bursa Sajadah Hadir di Makassar, Mudahkan Warga Siapkan Kebutuhan Ibadah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar. Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, d...
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...