Pembayaran Retribusi Berbasis QRIS, Langkah BPKPD Sulbar Tingkatkan PAD

Nhico
Nhico

Jumat, 19 September 2025 15:00

Pembayaran Retribusi Berbasis QRIS, Langkah BPKPD Sulbar Tingkatkan PAD

Pedomanrakyat.com, Mamuju – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Sulawesi Barat bersama Bank Sulselbar melakukan penyerahan Barcode QRIS Retribusi Jasa Pengujian Mutu Komoditi Biji Kopi dan Biji Kakao pada Laboratorium Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat, Rabu 17 September 2025.

Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi strategis dalam menyiapkan kanal pembayaran retribusi berbasis digital. Dengan fasilitas QRIS, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran dengan lebih mudah, cepat, transparan, sekaligus menjamin setoran masuk langsung ke Rekening Kas Daerah.

“Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap dapat memperluas akses pembayaran non-tunai, meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, serta berkontribusi pada peningkatan PAD Provinsi Sulawesi Barat,” ujar Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra.

Ia menambahkan, inovasi ini menjadi salah satu terobosan dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan modern. “Ini sejalan dengan visi misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif,” tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulbar, Masriadi Nadi Atjo, menyambut baik implementasi pembayaran retribusi berbasis QRIS ini. Ia menegaskan, kehadiran fasilitas digital akan semakin memudahkan pelaku usaha kopi dan kakao dalam mengurus pengujian mutu komoditinya.

“Dengan sistem ini, pelayanan laboratorium menjadi lebih efisien, praktis, dan aman. Kami berharap, ke depan seluruh layanan di lingkungan DisKopUKM Perindag juga bisa terintegrasi digital,” ujarnya.

BPKPD Sulbar berharap kerja sama dengan Bank Sulselbar tidak hanya berhenti pada penerapan QRIS di laboratorium, tetapi juga dapat diperluas ke berbagai sektor retribusi lainnya. Dengan begitu, digitalisasi transaksi keuangan daerah di Sulawesi Barat semakin masif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pendapatan BPKPD Sulbar, Nuruddin, bersama pejabat pengawas dan Fungsional AKPD Ahli Muda BPKPD.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi11 Februari 2026 15:25
Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi HPFI Sulsel, Bahas Penguatan UMKM Florist
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Himpunan Pengusaha Florist Indonesia (HPFI) Sulaw...
Ekonomi11 Februari 2026 15:08
Tanpa Kenaikan, Belanja ASN Maros 2026 Tetap di Kisaran Rp600 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemkab Maros mengalokasikan hampir Rp600 miliar untuk belanja pegawai pada 2026. Anggaran tersebut mencakup gaji dan ...
Metro11 Februari 2026 14:55
Pemprov Sulsel Kaji Pendekatan Fasilitasi Dialog Terkait Aspirasi Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah melakukan kajian terhadap wacana pembentukan satuan k...
Daerah11 Februari 2026 14:04
Komitmen Atasi Masalah Gizi, Pemkab Pangkep Resmikan SPPG Balocci Kassi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP...