Pemkab Sidrap Salurkan 70 Ribu Bibit Kakao untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 26 Desember 2025 20:25

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, menyerahkan bantuan bibit kakao untuk kelompok tani.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, menyerahkan bantuan bibit kakao untuk kelompok tani.

Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyalurkan 70 ribu bibit kakao kepada petani di Kecamatan Pitu Riase sebagai langkah memperkuat sektor perkebunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kamis (25/12/2025).

Bibit kakao tersebut diserahkan langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif kepada kelompok tani dalam kegiatan yang berlangsung di kediaman Agus Laugu, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase.

Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan lahan produktif serta membuka peluang komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi bagi petani.

Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan, pengembangan kakao menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

Saat ini, terangnya, luas tanaman kakao di Sidrap tercatat sekitar 6.200 hektare dan ditargetkan meningkat hingga 20.000 hektare dalam lima tahun ke depan.

Ia menegaskan, setiap bibit yang disalurkan harus benar-benar ditanam oleh petani yang memiliki komitmen mengelola kebun secara berkelanjutan.

“Dalam satu hektare lahan, idealnya ditanami sekitar 400 pohon kakao yang diperkirakan mulai berbuah dalam jangka waktu dua tahun,” ujarnya.

Syaharuddin juga menyebut, sebagian wilayah seperti Wette’e, Lajonga, dan Wanio Timoreng telah lebih dulu ditanami sekitar 30 ribu pohon kakao, bahkan sebagian di antaranya sudah berbuah dengan total sekitar 50 ribu pohon.

“Ke depan, masing-masing desa diarahkan menjadi desa tematik dengan ciri khas komoditas unggulan,” jelas Syaharuddin.

Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan setiap jengkal tanah yang subur mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Jika target pengembangan kakao mencapai 20.000 hektare dan memasuki masa panen, Pemkab Sidrap berencana membangun pabrik cokelat sebagai bagian dari penguatan hilirisasi di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHPKP Sidrap yang diwakili Kepala Bidang Perkebunan, Gasali, melaporkan luas tanaman kakao di Kabupaten Sidrap saat ini berada di angka 6.200 hektare.

“Terdiri atas tanaman muda, tanaman menghasilkan, serta tanaman rusak atau tidak menghasilkan,” paparnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pengamatan lapangan, sekitar 50 persen tanaman kakao mengalami penurunan produktivitas atau tidak lagi berproduksi.

Bahkan, sekitar 3.000 hektare lahan kakao sebagian telah beralih fungsi menjadi komoditas lain serta masuk dalam program nasional percetakan sawah.

Meski demikian, Dinas TPHPKP tetap berupaya mempertahankan posisi Sidrap sebagai salah satu dari lima besar sentra kakao dengan fokus pada program peremajaan tanaman.

“Selain peremajaan, pembentukan kawasan pengembangan kakao baru juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah, termasuk di wilayah Lajonga, Wette’e, dan Kelurahan Batu,” urai Gazali.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas TPHPKP juga menyosialisasikan peluang program komoditas lain, termasuk hilirisasi kelapa yang diusulkan Kementerian Pertanian untuk tahun 2026–2027.

“Sidrap mendapat kuota pengembangan kelapa seluas 500 hektare, dengan data sementara baru mencapai sekitar 300 hektare,” ungkapnya.

Gasali menyampaikan, kelapa dinilai sebagai tanaman yang fleksibel dan dapat dikembangkan dengan pola tumpang sari bersama kakao maupun komoditas lainnya, dengan tetap memperhatikan jarak tanam dan teknis budidaya.

“Selain itu, petani yang berminat mengembangkan padi gogo juga dipersilakan mendaftarkan lahannya melalui Dinas Pertanian (TPHPKP),” tandasnya.

Sementara itu, tuan rumah kegiatan, Agus Laugu, menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung petani.

Ia mengatakan, bantuan 70 ribu bibit kakao disambut antusias masyarakat Kelurahan Batu, mengingat kakao merupakan tanaman jangka panjang yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.

Ia berharap, program tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan petani ke depan, seiring dengan berbagai bantuan pertanian lain yang juga mulai diterima sejumlah kelompok tani di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Sidrap Kasman, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Patahuddin Nurdin, Kepala Dinas Pemdes PPA Abbas Aras, Camat Pitu Riase Andi Ali Mukti Ali, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 23:30
Pemkot Makassar Siapkan Sekolah Gratis di 67 Sekolah Swasta bagi Siswa yang Tak Lolos Negeri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos ke sekolah negeri pada Seleksi Penerimaan Murid Baru...
Metro26 Juni 2026 22:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Langkai dan Lanjukang, Pastikan Pemenuhan Layanan Dasar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali mengunjungi Pu...
Daerah26 Juni 2026 21:25
APBD Pinrang Surplus Rp22 Miliar, Bupati Irwan Tegaskan Anggaran Harus Berdampak ke Rakyat
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pembangunan yang ...
Metro26 Juni 2026 20:29
Wawali Makassar Tinjau Persiapan Kelurahan Gunung Sari Menuju Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Suasana penuh semangat terlihat saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, meninjau langsung kesiapan Kelura...