Pemkot Makassar – UNHAS Mitra RISE, Fasilitasi Program Perbaikan Pemukiman Informal Masa Depan

Editor
Editor

Jumat, 02 September 2022 09:37

Walikota Makassar Danny Pomanto.(F-INT)
Walikota Makassar Danny Pomanto.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Makassar~ Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto meletakkan batu pertama, tanda dimulainya intervensi infrastruktur kawasan hijau Untia, Salodong Kecamatan Biringkanayya. Kamis 1/9/2022.

Program revitalisasi pemukiman kumuh dan lingkungan atau Revitalising Invormal Settlements and their Environments (RISE) merupakan program pemerintah Kota mewujudkan Zero Kumuh di wilayah Kota Makassar.

RISE telah bermitra dengan Pemerintah Kota Makassar sejak awal program. Kota Makassar telah berperan dalam memfasilitasi program pioneer ini dan peningkatan kawasan permukimannya.

Intervensi pemukiman informal dan lingkungan merupakan bagian dari riset trial yang dilakukan dalam bentuk kerjasama antara Monash University bersama Universitas Hasanuddin dan juga Pemerintah Kota Makassar.

Danny mengatakan, dibawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, memiliki visi menjadikan kota Makassar, menjadi Kota dunia yang berkelanjutan dan berkembang dengan berbagai inovasi sebagai pusatnya,

“Itulah sebabnya kami meluncurkan pendekatan peka-air ini di pemukiman kota kami. Saya sangat senang dengan kemitraan yang menyatukan Australia dan Indonesia melalui penelitian dan dampak di dunia nyata,” kata Danny.

Direktur Kemitraan Unhas, Dr. Ansariadi yang mewakili Rektor Prof. Jamaluddin Jompa mengatakan, suatu kesyukuran pihaknya menjadi bahagian dari riset ini.

“Kami sangat mengapresiasi riset model RISE karena penelitian ini bersifat transdisipliner, menyelesaikan masalah global di bidang kesehatan, lingkungan, air dan sanitasi, Pemkot Makassar yang telah membantu menyiapkan wilayah intervensi

Ansariadi menuturkan, dalam riset ini akan memberikan temuan temuan baru terhadap bagaimana inovasi intervensi water sensitive atau nature based diimplementasikan di pemukiman informal perkotaan.

“Di riset ini juga diperkenalkan penggunaan teknologi Smart Septik Tank untuk mengolah air buangan dari rumah tangga dan disaring secara alamiah sebelum dilepaskan kembali ke lingkungan,” ujarnya.

Dengan adanya keterlibatan peneliti Unhas yang memiliki laboratorium khusus yang memenuhi standar internasional tinggi,dalam program RISE ini, Ansar berharap, dapat meningkatkan kapasitas peneliti, memperkuat jaringan antara peneliti Unhas dengan peneliti dari berbagai dunia di Monash University, Stanford University, serta Melbourne University.

“Kami berharap riset ini akan memperkuat kerjasama riset di Unhas dengan peneliti lain di Australia, Amerika dan UK dan menjadi contoh transdisiplinary riset lainnya. Unhas akan mensupport kerjasama penelitian internasional ini, apalagi Pemkot Makassar telah membantu menyiapkan wilayah intervensi,” jelasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga08 Oktober 2026 20:25
FPTI Makassar Kembali Bidik Juara Umum, 15 Atlet Siap Bertarung di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Por...
Metro08 Oktober 2026 19:22
Pokja Bunda PAUD Tarakan Tertarik Konsep Sudut Keluarga dan Sentra Alam di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Praktik baik pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Makassar menarik perhatian Pokja Bunda PAUD Kota Tarakan. Ko...
Nasional08 Oktober 2026 19:15
Haji 2027 Makin Ringan, Pelunasan Jemaah Turun Rp3,4 Juta Jadi Rp23 Juta
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Kabar baik bagi calon jemaah haji Indonesia. Pemerintah bersama Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI menetapkan bia...
Metro08 Oktober 2026 18:42
Dorong Perda Perlindungan Pekerja Migran Sulsel, Mahmud: Jangan Jadi Beban Sosial dan Ekonomi saat Pulang
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulawesi Selatan yang melakukan kunjungan konsultasi ke Kement...