Komisi D DPRD Sulsel Minta APH Audit Proyek Mess Pemprov di Bali, Tiga Tahun Dikerjakan Tak Kunjung Tuntas

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 09 Juli 2026 17:30

Sekretaris Komisi D DPRD Sulsel, Abdul Rahman.
Sekretaris Komisi D DPRD Sulsel, Abdul Rahman.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan audit terhadap proyek rehabilitasi Kantor Penghubung atau Mess Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Permintaan itu muncul setelah dewan menemukan sejumlah kejanggalan antara besaran anggaran yang telah digunakan dengan kondisi fisik bangunan di lapangan.

Desakan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Sulsel, Abdul Rahman, usai rapat kerja bersama Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACKTR) Sulsel, Kamis (9/7/2026).

Abdul Rahman mengatakan temuan itu diperoleh saat Komisi D melakukan kunjungan lapangan beberapa waktu lalu. Menurutnya, kondisi bangunan dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah digelontorkan selama proses pengerjaan.

“Kami menemukan ada beberapa kejanggalan terkait anggaran yang digunakan dengan hasil pekerjaan di lapangan. Karena itu kami mencurigai adanya penyimpangan dan mendorong APH melakukan audit agar diketahui apakah penggunaan anggaran sudah sesuai dengan pekerjaan yang dilaksanakan,” ujarnya.

Legislator Fraksi PKS itu mengungkapkan, berdasarkan keterangan petugas yang bertugas di lokasi, kondisi bangunan sebelum direhabilitasi justru dinilai lebih baik dibandingkan saat ini.

Bahkan, sebelum proyek dikerjakan, bangunan tersebut masih dapat disewakan sehingga mampu memberikan pemasukan bagi daerah. Namun setelah direhabilitasi, aset tersebut tidak lagi dapat dimanfaatkan.

“Informasi dari staf di sana, sebelum dikerjakan bangunan itu masih bisa dimanfaatkan dan disewakan. Sekarang justru sudah bertahun-tahun tidak menghasilkan pendapatan asli daerah, hanya menjadi beban pengeluaran,” katanya.

Ia menambahkan, proyek rehabilitasi tersebut telah berlangsung sejak 2023 hingga 2025, tetapi hingga kini belum juga rampung. Kondisi bangunan bahkan dinilai semakin memprihatinkan.

Senada dengan itu, Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, mengatakan persoalan Mess Pemprov Sulsel di Bali terus menjadi temuan dalam pengawasan DPRD.

Menurutnya, aset yang berada di lokasi strategis tersebut seharusnya mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun selama proses rehabilitasi justru tidak dapat difungsikan.

“Mess Pemprov di Bali ini sudah tiga tahun dianggarkan dan dikerjakan, tetapi sampai sekarang belum selesai. Padahal lokasinya sangat strategis dan berpotensi menghasilkan PAD. Informasi yang kami terima, sebelum direnovasi kondisinya justru lebih baik daripada sekarang,” ujar Kadir.

Atas temuan tersebut, Komisi D DPRD Sulsel merekomendasikan agar persoalan proyek rehabilitasi Mess Pemprov Sulsel di Bali diproses oleh aparat penegak hukum.

“Kami merekomendasikan agar temuan ini ditindaklanjuti oleh APH. Selama tiga tahun aset ini tidak bisa dimanfaatkan sehingga daerah kehilangan potensi PAD,” tegasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...
Nasional13 Oktober 2026 19:22
HP Gratis untuk Warga RI? Hashim Ungkap Rencana Pemerintah, Ini Syaratnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah berencana membagikan telepon genggam (HP) yang dilengkapi rekening digital kepada masyarakat sebagai upaya m...