Gubernur Sulsel Tinjau Progres Paket 3 MYP Rehabilitasi Di Leang Londrong Pangkep

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 09 Juli 2026 16:08

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau progres rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Leang Londrong di Desa Bonto Langkasa, Kecamatan Minasate'ne, Kabupaten Pangkep.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau progres rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Leang Londrong di Desa Bonto Langkasa, Kecamatan Minasate'ne, Kabupaten Pangkep.

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau progres rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Leang Londrong di Desa Bonto Langkasa, Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Pangkep, Selasa (7/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Pangkep Muh Yusran Lalogau serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sulawesi Selatan Astina Abbas.

Andi Sudirman menjelaskan, rehabilitasi DI Leang Londrong merupakan bagian dari Paket 3 Multi Years Project (MYP) rehabilitasi jaringan irigasi yang mencakup Kabupaten Pangkep, Barru, Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Pinrang dengan total anggaran sebesar Rp104,95 miliar.

Khusus di Kabupaten Pangkep, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,77 miliar untuk rehabilitasi Daerah Irigasi Padaelo dan DI Leang Londrong.

“Di DI Leang Londrong ini kita merehabilitasi jaringan irigasi yang melayani sekitar 1.200 hektare lahan pertanian. Sebelumnya banyak titik kebocoran pada saluran sehingga air tidak mengalir optimal ke wilayah hilir. Dengan rehabilitasi ini, distribusi air diharapkan kembali normal sehingga petani tidak lagi khawatir mengalami kekurangan air saat musim tanam,” ujar Andi Sudirman.

Ia menegaskan, rehabilitasi jaringan irigasi menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan keandalan infrastruktur pertanian sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Melalui rehabilitasi ini, kami ingin mengembalikan fungsi layanan irigasi yang sempat menurun dari 100 persen menjadi sekitar 80 persen agar kembali optimal. Bahkan, ada potensi penambahan sekitar 100 hektare lahan yang nantinya dapat teraliri air,” jelasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk ikut mengawal pelaksanaan pekerjaan agar dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Ini merupakan bagian dari Paket 3 MYP untuk Pangkep dan sekitarnya. Mari kita awasi bersama agar pekerjaannya berjalan dengan baik, selesai tepat waktu, dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Juli 2026 18:18
Sekda Sulsel Apresiasi Komik “Safe Space” Karya Anak 13 Tahun yang Angkat Pentingnya Perlindungan Anak
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, memberikan apresiasi terhadap komik berjudul Safe Space...
Metro09 Juli 2026 17:30
Komisi D DPRD Sulsel Minta APH Audit Proyek Mess Pemprov di Bali, Tiga Tahun Dikerjakan Tak Kunjung Tuntas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan audit terhadap proyek rehabilitasi Kan...
Metro09 Juli 2026 17:09
Jelang Pembukaan 46 Tahun Dekranas, Sulsel Optimistis Pameran Perluas Pasar Produk Kriya dan Wastra Nusantara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah pelaksanaan puncak 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesat...
Metro09 Juli 2026 16:30
Munafri: Makassar Masuk 9 Besar Kota Toleran, Gerbang Moderasi Indonesia Jadi Penguat Kerukunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kota Makassar kembali mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Indonesia yang memulai pembangunan Gerbang Modera...