Muhammad Sadar Minta Pemerintah Kaji Matang Penggunaan Aspal Buton di Proyek Multiyears

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 08 Juli 2026 16:34

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Muhammad Sadar.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Muhammad Sadar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Muhammad Sadar, meminta pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, mengkaji secara menyeluruh rencana penggunaan Aspal Buton (Asbuton) dalam proyek multi years maupun proyek infrastruktur lainnya.

Menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan tiga aspek utama sebelum memperluas penggunaan Asbuton, yakni harga, kualitas, dan ketersediaan pasokan.

Muhammad Sadar mengatakan harga Asbuton saat ini masih lebih tinggi dibandingkan aspal impor maupun aspal produksi Pertamina.

Ia menyebut harga Asbuton mencapai sekitar Rp18 juta per metrik ton, sedangkan aspal Pertamina berada di kisaran Rp13,5 juta per metrik ton.

“Harga Aspal Buton sekitar Rp18 juta per metrik ton. Sementara aspal Pertamina berada di kisaran Rp13,5 juta. Ini menjadi salah satu pertimbangan kami agar penggunaan Asbuton benar-benar dikaji,” ujarnya.

Selain faktor harga, ia menilai pemerintah juga harus memastikan kualitas Asbuton melalui pengujian yang komprehensif. Menurutnya, kualitas produk harus sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

“Sudah mahal, kualitasnya juga harus benar-benar dipastikan. Jangan sampai harganya tinggi tetapi kualitasnya belum bisa dijamin,” katanya.

Muhammad Sadar juga menyoroti kebutuhan aspal nasional yang mencapai lebih dari 1,4 juta ton per tahun. Sementara itu, kapasitas produksi aspal Pertamina hingga kini belum mencapai 400 ribu ton per tahun.

Dengan kondisi tersebut, ia menilai Indonesia masih memerlukan impor untuk memenuhi kebutuhan nasional. Namun, ia mengusulkan agar impor dilakukan melalui Pertamina sehingga kualitas produk tetap terjaga dan pengawasannya lebih mudah.

“Kami tidak melarang impor. Silakan impor, tetapi harus melalui Pertamina. Dengan begitu kualitasnya terjamin dan pemerintah dapat melakukan pengawasan. Jangan impor langsung oleh masing-masing agen,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah terus meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri agar ketergantungan terhadap aspal impor dapat dikurangi.

“Harapan kami, kilang yang dimiliki Pertamina bisa dimanfaatkan lebih optimal sehingga impor dapat ditekan. Kualitas aspal Pertamina sebenarnya sudah setara dengan aspal impor, hanya kapasitas produksinya yang masih terbatas,” ujarnya.

Di sisi lain, Muhammad Sadar mengingatkan seluruh rekanan yang mengerjakan proyek infrastruktur, khususnya proyek multiyears di Sulawesi Selatan, untuk mengutamakan kualitas pekerjaan.

Menurutnya, proyek multiyears dengan nilai lebih dari Rp2 triliun harus menghasilkan infrastruktur yang berkualitas agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Ini proyek multiyears dengan nilai lebih dari Rp2 triliun. Karena itu kami meminta seluruh rekanan bekerja dengan baik dan menjaga kualitas pekerjaan agar proyek seperti ini dapat terus berlanjut,” katanya.

Muhammad Sadar menegaskan dirinya tidak menolak penggunaan Asbuton. Ia hanya meminta pemerintah mengambil keputusan berdasarkan kajian yang komprehensif dengan mempertimbangkan aspek harga, kualitas, dan ketersediaan pasokan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...
Nasional13 Oktober 2026 19:22
HP Gratis untuk Warga RI? Hashim Ungkap Rencana Pemerintah, Ini Syaratnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah berencana membagikan telepon genggam (HP) yang dilengkapi rekening digital kepada masyarakat sebagai upaya m...