Pemprov Sulsel Gencarkan Skrining TBC dengan Portable X-Ray, Ribuan Kasus Berhasil Ditemukan

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 22 Juli 2026 18:23

Percepatan eliminasi TBC dengan menggencarkan skrining menggunakan layanan portable X-Ray di wilayah serta kelompok masyarakat berisiko tinggi.
Percepatan eliminasi TBC dengan menggencarkan skrining menggunakan layanan portable X-Ray di wilayah serta kelompok masyarakat berisiko tinggi.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) dengan menggencarkan skrining menggunakan layanan portable X-Ray di wilayah serta kelompok masyarakat berisiko tinggi.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Active Case Finding (ACF) atau penemuan kasus secara aktif guna mempercepat deteksi dini sekaligus meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari Gerakan Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS TBC) di Sulawesi Selatan yang bertujuan menemukan kasus sedini mungkin agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan rantai penularan dapat ditekan.

Hingga 19 Juli 2026, dari estimasi target penemuan 45.556 kasus TBC, telah ditemukan 14.463 kasus positif. Melalui deteksi dini, penderita selanjutnya memperoleh pengobatan sesuai standar sehingga peluang kesembuhan meningkat sekaligus membantu menekan penyebaran TBC di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Evi Mustikawati Arifin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sekaligus mendukung target Eliminasi TBC Nasional Tahun 2030. Program ini juga menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Sejauh ini, skrining menggunakan portable X-Ray telah dilaksanakan di lima daerah, yakni Kota Makassar, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Gowa, Kabupaten Soppeng, dan Kota Palopo.

Di Kota Makassar, skrining diantaranya menyasar personel Satpol PP Pemprov Sulsel sebagai kelompok dengan mobilitas tinggi. Sementara di Kabupaten Pangkep, Gowa, Soppeng, dan Kota Palopo, pemeriksaan difokuskan kepada kontak erat dan kontak serumah pasien TBC yang memiliki risiko lebih tinggi tertular penyakit.

“Sasaran tersebut menjadi prioritas karena memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penularan lebih lanjut sekaligus memastikan penderita mendapatkan pengobatan sedini mungkin,” ujar dr. Evi.

Menurutnya, penggunaan portable X-Ray memungkinkan skrining dilakukan lebih cepat, efisien, dan menjangkau masyarakat langsung di lokasi sasaran tanpa harus datang terlebih dahulu ke fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan jemput bola ini diharapkan mampu memperluas cakupan penemuan kasus TBC di masyarakat.

Masyarakat yang hasil skriningnya menunjukkan dugaan TBC selanjutnya menjalani pemeriksaan konfirmasi melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) sesuai standar nasional. Pemeriksaan tersebut menjadi dasar penegakan diagnosis sebelum pasien memperoleh pengobatan.

Lebih lanjut, dr. Evi mengatakan strategi Active Case Finding akan terus diperkuat agar semakin banyak kasus TBC dapat ditemukan sejak tahap awal.

“Diharapkan semakin banyak kasus ditemukan pada tahap awal sehingga rantai penularan dapat diputus, angka keberhasilan pengobatan meningkat, dan target Eliminasi TBC Nasional Tahun 2030 dapat tercapai,” pungkasnya.

Keberhasilan eliminasi TBC membutuhkan kolaborasi seluruh pemerintah kabupaten/kota, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, kader, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan, deteksi dini, hingga pendampingan pengobatan pasien.

Saat ini, Sulawesi Selatan telah memiliki 2.451 desa dan kelurahan siaga TBC yang menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pengendalian penyakit berbasis masyarakat.

Karena itu, Pemprov Sulsel berkomitmen terus memperluas jangkauan skrining ke wilayah-wilayah prioritas agar semakin banyak masyarakat memperoleh layanan deteksi dini TBC secara cepat, mudah, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mencapai target Eliminasi TBC Nasional Tahun 2030.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2026 12:59
TP PKK Makassar Dalami Model Pemberdayaan Perajin di Kampung Batik Cibuluh
Pedomanrakyat.com, Makassar — Tim Penggerak PKK Kota Makassar berkunjung ke Kampung Batik Cibuluh, Kota Bogor, untuk melihat langsung pengembangan k...
Politik25 September 2026 12:16
Tasming Hamid Tegaskan Pramuka Punya Kontribusi Penting bagi Masyarakat dan Pembangunan Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Wali Kota Parepare Tasming Hamid menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki kontribusi penting dalam kehidupan masy...
Ekonomi25 September 2026 10:56
Aliyah Mustika Ilham Dorong Barongko Go International Lewat Kolaborasi Gastronomi Makassar–Prancis
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mendorong pengembangan kuliner khas Makassar agar semakin inovatif d...
Daerah25 September 2026 09:19
Bupati Yusran Lalogau Jadikan Maulid Nabi Momentum Perkuat Kebersamaan
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Rumah ...