Pengembangan Daerah, Pemkab Pangkep Koordinasi dengan Unhas

Nhico
Nhico

Kamis, 30 September 2021 15:00

Pengembangan Daerah, Pemkab Pangkep Koordinasi dengan Unhas

Pedoman Rakyat, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dipimpin langsung oleh Bupati Muhammad Yusran Lalogau beserta rombongan mengunjungi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin. Kunjungan dimaksudkan dalam rangka koordinasi dan konsultasi potensi pengembangan daerah.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.30 Wita secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Aula LPPM Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Rabu (29/09/2021).

Sponsored by ADVERTNATIVE

Ketua LPPM Unhas Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si., menyampaikan sebagai Perguruan Tinggi dengan tanggung jawab pada tridarma, Unhas siap memberikan dukungan dan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep guna mengoptimalkan potensi daerah melalui kajian riset oleh para peneliti. Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat komitmen kerja sama, sekaligus ajang mendiskusikan kebutuhan Kabupaten Pangkep.

“LPPM Unhas banyak berkolaborasi dengan berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Semua kegiatan bermuara pada upaya peningkatan potensi wilayah. Keterlibatan perguruan tinggi tentu sangat dibutuhkan. Kita melihat, 80% kabupaten masih tergantung dengan pusat. Ketika terjadi guncangan di pusat, pasti dirasakan juga oleh daerah. Peran perguruan tinggi mendorong kualitas kemajuan serta kemandirian daerah,” jelas Prof. Unde.

Lebih lanjut, Prof. Unde menambahkan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab bersama dalam mengkaji potensi dan memberikan rekomendasi. Dirinya menjelaskan, LPPM Unhas juga mempunyai dana riset pengembangan yang dapat digunakan dalam menghasilkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau memberikan gambaran tentang potensi produk unggulan dan beberapa hal yang perlu mendapatkan sentuhan perguruan tinggi sebagai upaya memaksimalkan potensi daerah. Beliau mengatakan, Pangkep memiliki produk unggulan seperti garam, ikan bandeng, rumput laut, udang windu dan vaname hingga jeruk besar Pangkep. Keseluruhan produk memiliki kendala dalam hal produksi dan pemasaran.

“Dari tahun ke tahun, sumber daya alam mengalami perubahan. Banyak produk unggulan yang kami miliki, namun adanya keterbatasan dalam hal produksi, seperti kekurangan air bersih yang juga ikut mempengaruhi jumlah produk yang dihasilkan. Olehnya itu, kami membutuhkan inovasi Unhas yang dapat kami terapkan di Pangkep,” jelas Muhammad Yusran.

Penjelasan mengenai potensi wilayah lebih lanjut dijelaskan oleh para kepala dinas yang turut mendampingi Bupati. Setelah memaparkan potensi dan kendala yang dihadapi, kemudian dilanjutkan dengan diskusi untuk membahas langkah kolaborasi strategis. Sebelumnya, Unhas dan Pangkep telah sepakat bekerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Pertemuan ini merupakan implementasi kolaborasi kedua pihak.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal26 Oktober 2021 20:46
Pelaku Pembunuh Orang Tua dan Saudari Kandung di Bantaeng Sulsel Diduga Alami Gangguan Jiwa
Pedoman Rakyat, Bantaeng- Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng kini telah mengamankan A (30), pria keji yang tega membunuh kedua orang tuanya serta saud...
Nasional26 Oktober 2021 19:23
Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 300.000, Kemenkes: Segera Kami Tindak Lanjuti
Pedoman Rakyat, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan menindaklanjuti permintaan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) agar harga tes P...
Ekonomi26 Oktober 2021 18:11
Maraknya Pinjol Ilegal, Menkeu Sri Mulyani: Masyarakat Menderita dari Praktik Semacam Ini
Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang terjadi di In...
Hukum/Kriminal26 Oktober 2021 17:47
Aksi Unjuk Rasa Sejumlah Mahasiswa di Makassar Ricuh, Perwira Polisi Terkena Lemparan Batu
Pedoman Rakyat, Makassar- Aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berakhir ricuh. Satu pejabat polisi terkena l...