Pedoman Rakyat, Jakarta – Layanan mailing list Yahoo Group segera tutup pada 15 Desember 2020.
Pengumuman ini sekaligus merupakan akhir perjalanan yang telah berusia hampir 19 tahun itu.
Verizon yang membeli Yahoo di tahun 2017 mengumumkan keputusan ini dalam laman resminya.
Penutupan ini merupakan kelanjutan dari kebijakan tahun lalu di mana pengguna sudah tidak bisa lagi mengungkap konten ke laman Yahoo Group tetapi masih bisa akses layanan ini.
Dalam pengumumannya, Yahoo memutuskan untuk menutup Yahoo Group karena layanan ini telah mengalami penurunan pengguna selama beberapa tahun terakhir.
Secara bertahap Verizon mulai menghentikan Yahoo Group pada tahun lalu. Proses dua tahap awal diumumkan pada Oktober 2019.
Pada saat itu, Verizon mengumumkan bahwa pengguna tidak lagi dapat membuat konten baru (diskusi) ke situs setelah 21 Oktober.
Perusahaan berencana untuk menghapus secara permanen semua konten pengguna sebelumnya pada 14 Desember 2019.
Layanan ini pernah sangat populer di era awal internet menjadi tren. Namun, kehadiran Yahoo Group Group terus tergerus seiring kehadiran Reddit, Google Group, dan Facebook Group. (*)

Komentar