Penyebab Jatuhnya Pesawat Cina yang Tabrak Lereng Gunung Secara Vertikal Masih MIsterius

Nhico
Nhico

Kamis, 24 Maret 2022 10:54

ILustrasi Kecelakaan Pesawat.(F-INT)
ILustrasi Kecelakaan Pesawat.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Cina – Penyebab jatuhnya jet maskapai China Eastern yang mematikan masih menjadi misteri. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (22/3/2022), penyelidik kecelakaan mengaku belum tahu penyebab jet China Eastern yang membawa 132 orang itu jatuh dari langit.

Tim pencari masih menjelajahi lereng gunung berhutan untuk mencari kotak hitam perekam penerbangan dari pesawat Boeing 737-800

. Kecepatan pesawat jatuh mengakibatkan tidak ada korban yang ditemukan hampir 36 jam setelah kecelakaan pada Senin.

Peristiwa ini adalah bencana udara paling mematikan di Tiongkok dalam tiga 30 tahun, di negara dengan catatan keselamatan udara yang patut ditiru.

“Dengan informasi saat ini, kami tidak dapat membuat penilaian yang jelas tentang penyebab kecelakaan itu,” kata Zhu Tao, direktur kantor keselamatan penerbangan di otoritas penerbangan Tiongkok.

Pada Selasa malam, Zhu menambahkan bahwa fokusnya sekarang adalah pada mencari perekam penerbangan.

“Tim pencari berencana untuk bekerja sepanjang malam menggunakan tangan, anjing pelacak, dan peralatan lainnya untuk mencari korban selamat,” lapor penyiar CCTV.

CCTV dan kantor berita resmi Xinhua melaporkan medan yang curam, kasar dan ukuran besar puing-puing mempersulit pencarian kotak hitam, yang menyimpan data penerbangan dan perekam suara kokpit.

Hassan Shahidi, presiden dan CEO dari Flight Safety Foundation, mengatakan masih terlalu dini untuk mendapatkan jawaban pasti tentang penyebab kecelakaan itu.

“Para penyelidik akan melihat semua aspek penerbangan ini, termasuk masalah mekanis, atau struktural. Mereka akan melihat sejarah perawatan pesawat serta catatan pelatihan pilot. Boeing diharapkan menjadi bagian dari proses untuk memberikan keahlian yang diperlukan. Penyelidik ingin menemukan perekam data penerbangan dan perekam suara untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” kata Hassan.

Drone juga digunakan untuk mencari pecahan puing yang tersebar di kedua sisi gunung tempat pesawat itu jatuh, lapor media pemerintah.

Pertanyaan telah meningkat tentang penyebab kecelakaan pesawat itu, yang membuat jet jatuh dari ketinggian 6.096 meter hanya dalam waktu lebih dari satu menit sebelum menghantam lereng di Tiongkok selatan pada Senin sore.

Maskapai ini telah secara resmi mengakui bahwa beberapa penumpang jet, yang melakukan perjalanan dari kota Kunming ke pusat selatan Guangzhou, telah tewas. Namun maskapai telah berhenti menyatakan semua orang yang ada di dalamnya tewas.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 23:30
Pemkot Makassar Siapkan Sekolah Gratis di 67 Sekolah Swasta bagi Siswa yang Tak Lolos Negeri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos ke sekolah negeri pada Seleksi Penerimaan Murid Baru...
Metro26 Juni 2026 22:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Langkai dan Lanjukang, Pastikan Pemenuhan Layanan Dasar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali mengunjungi Pu...
Daerah26 Juni 2026 21:25
APBD Pinrang Surplus Rp22 Miliar, Bupati Irwan Tegaskan Anggaran Harus Berdampak ke Rakyat
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pembangunan yang ...
Metro26 Juni 2026 20:29
Wawali Makassar Tinjau Persiapan Kelurahan Gunung Sari Menuju Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Suasana penuh semangat terlihat saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, meninjau langsung kesiapan Kelura...