Perkaranya Terkesan Dipaksakan Polisi dan Jaksa, PN Makassar Vonis Bebas 2 Terdakwa Kasus Penggelapan

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 25 Maret 2021 01:46

Perkaranya Terkesan Dipaksakan Polisi dan Jaksa, PN Makassar Vonis Bebas 2 Terdakwa Kasus Penggelapan

Pedoman Rakyat, Makassar – Kasus dugaan penggelapan yang menjerat dua terdakwa Bernadus Setiawan dan Menita Sutedja, akhirnya divonis bebas Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (24/3/2021).

Majelis Hakim yang diketuai Basuki Wiyono, menilai Jaksa Penuntut, tidak bisa membuktikan dakwaan penggelapan terhadap Bernadus Setiawan dan Menita Sutedja.

“Dinyatakan tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana,” demikian majelis hakim saat membacakan vonis.

Vonis bebas ini disyukuri Ben D Hadjon, kuasa hukum Bernadus Setiawan dan Menita Sutedja.

“Ini sudah sangat tepat. Apa yang disangkakan kepada klien saya memang tidak memenuhi unsur,” ujar Ben.

Ben menjelaskan kronologi kasus ini. Pelapor adalah Leonard F Wongkar, pemilik CV Sinar Utama Triputra. Ia menyalahkan dua terdakwa yang juga mantan karyawannya.

Atas kerugian yang didasari hasil audit untuk menghindari permasalahan hukum dan menghadirkan saksi yang melakukan investigasi. Yakni saksi Muhammad Rizal Bido yang menyatakan Toko Nasran dan Toko Mentari yang dikatakan sebagai toko fiktif.

“Tapi ternyata toko tersebut ada dan menerima pengiriman barang dari CV Sinar Utama Triputra,” jelas Ben.

Dengan demikian hasil investigasi yang dilakukan saksi Muhammad Rizal Bido kebenaran materiilnya diragukan dan bahkan terbukti tidak benar.

“Sejak awal kami sudah sampaikan jika kasus ini tidak layak untuk disidangkan. Kami heran mengapa oknum jaksa penuntut umum menyatakan berkas lengkap atau P21,” tukas Ben.

“Sementara terdakwa jelas-jelas adalah bawahan atau karyawan dari pihak pelapor yang oleh pengadilan sudah memutus bahwa pemilik utang adalah CV. Sinar Utama Triputra milik keluarga Leonard F Wongkar,” lanjutnya.

Ben juga menjelaskan, tuduhan pelapor berdasarkan surat Direktur Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan No: A.3/50/VI/Res.19/2019/Ditreskrimum. Tertanggal 17 Juni 2019 perihal pemberitahuan dimulainya penyidikan.

Surat itu ditujukan kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan atas laporan Polisi dari Leonard F Wongkar yang dilakukan oleh Sammy Thomas Tho, Bernadus Setiawan, Loh Wino Randy Chandra.

Dasar penyidikan tersebut antara lain adalah berkaitan dengan kewajiban berupa utang dari CV Sinar Utama Triputra sebesar Rp1.320.375.905. Padahal kewajiban tersebut sudah diuji dalam persidangan perkara PKPU di Pengadilan Negeri Makassar.

Dan dinyatakan bahwa kewajiban tersebut terbukti, sebagaimana pertimbangan Putusan Pengadilan Negeri Makassar No.4/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Mks tanggal 16 April 2019.

“Dengan demikian tindakan penyidik dalam proses penyidikan yang diamini oleh Penuntut Umum menyatakan berkas lengkap dengan menjadikan bukti kewajiban CV. Sinar Utama Triputra terhadap Toko Duta Bangunan, itu tidak tepat,” demikian Ben.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:01
Pekan Raya Pemuda Sulsel Berlangsung Sukses, Kadispora Suherman Usul Kegiatan Digelar 24 Kabupaten/Kota
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan, H. Suherman, mendorong Pekan Raya Pemuda Sulawesi Sel...
Ekonomi24 Oktober 2026 14:36
Temui Wamenkes RI, Bupati Ibas Amankan 90 Milliar Lebih Bantuan Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Lutim – Upaya memaksimalkan layanan kesehatan di Luwu Timur membuahkan hasil besar ketika Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam me...
Otomotif24 Oktober 2026 09:13
Kalla Toyota Hadirkan Land Cruiser FJ di Makassar, SUV Tangguh Berdesain Kompak
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla Toyota memperkenalkan Toyota Land Cruiser FJ untuk pertama kalinya di kawasan Indonesia Timur melalui gelara...
Politik24 Oktober 2026 08:26
Appi Pimpin Demokrat Sulsel periode 2026-2030, Siapkan Formasi Baru dalam 30 Hari
Pedomanrakyat.com, Makassar – Munafri Arifuddin alias Appi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demok...