Perkuat Pangan Nasional, Mentan SYL Ajak Brimob Tanam Jagung di Lahan Kritis

Jennaroka
Jennaroka

Jumat, 26 Maret 2021 17:17

Perkuat Pangan Nasional, Mentan SYL Ajak Brimob Tanam Jagung di Lahan Kritis

Pedoman Rakyat, Makassar – Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan tidur serta pengadaan benih sayur dan jagung yang unggul dan berkualitas.

“Apalagi program tersebut melibatkan langsung Korps Brimob Polri di seluruh Indonesia. Kami laporkan juga bahwa kami punya terobosan kreatif, dimana terdapat 500 hektare yang kami bangun sebagai kampung sayur,” ujar Anis, Rabu (24/3/2021).

Dia menghadiri Rakernis Korbrimob Polri di Gedung Satya Haprabu, Korbrimob Polri, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Bertema, Strategi Kementan dengan Korbrimob Polri untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Anis mengatakan, kampung kreatif yang melibatkan masyarakat itu kini sudah menghasilkan banyak manfaat. Di antaranya mampu menyuplai satu ton sayur untuk kebutuhan dapur bencana gempa di Sulawesi Barat beberapa tahun lalu.

“Bahkan sampai saat ini masih berjalan sumbangan ke panti asuhan baik di sekitar Gowa, Takalar, maupun Makassar. Ini bisa kami dilakukan karena adanya peningkatan produksi, dimana kami berhasil membuat pupuk buatan organik yang kita olah dari sampah,” katanya.

Komandan Satuan Bantek Gegana Korps Brimob Kelapa Dua Mabes Polri, Kombes Pol Dadang Raharja mengatakan bahwa saat ini anggotanya terus dibekali pelatihan bertani untuk menguatkan sistem ketahanan dan kemandieian pangan nasional.

Lebih dari itu, Brimob bahkan menyiapkan langkah strategis lainya seperti membuka lapangan pekerjaan melalui sektor pertanian. “Yang pertama adalah strategi Bapak Menteri yang melibatkan Brimob ini sangat luar biasa, sehingga kami punya konsep untuk memanfaatkan lahan tidur dan membuka peluang kerja bagi para pengangguran. Alhamdulillah sejauh ini konsep kami tidak ada yang meleset. Tidak ada satupun tanaman yang terbuang percuma. Semuanya bisa terolah,” katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya siap menggelar latihan bersama dalam mempersiapkan kebutuhan pangan nasional.

“Saya setuju pelatihan harus kita gelar. Terutama untuk Bhabinkamtibmas dan Brimob. Tolong dibuatkan agendanya. Sesudah itu, kita akan siapkan agar Brimob mau mengambil KUR sebagai modal pengembangan usaha,” katanya.

Mentan menyarankan agar Brimob mengawali program bertanam jagung di lahan-lahan tidak terpakai. Menurut Mentan, penanaman jagung lebih mudah ketimbang menanam padi yang membutuhkan proses panjang.

“Salah satu pilihan saya yang enak diolah Brimob adalah jagung. Kenapa? Karena jagung tinggal tabur saja di lahan kritis. Setelah itu tinggal tunggu masa panen. Gampang. Selanjutnya kita akan buatkan green house sebagai pertanian modern,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...