Pilih Pindah Usai Trauma Alami Perundungan di SMPN 4 Makassar, Korban Siswa Berprestasi-Kadisdik Telusuri Penyebar Video

Nhico
Nhico

Minggu, 16 Juni 2024 17:02

Perundungan Siswa di SMPN 4 Makassar.(F-INT)
Perundungan Siswa di SMPN 4 Makassar.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Muhyiddin Mustakim angkat bicara soal kasus perundungan atau bullying terhadap salah satu siswa SMPN 4 Makassar viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 11 detik yang beredar di media sosial, korban yang memiliki keterbatasan fisik mendapat tindakan tidak menyenangkan dari teman-temannya. Korban tak hanya dibully secara verbal tapi juga fisik.

Menindaklanjuti viralnya aksi tersebut, Disdik bergerak cepat dengan memanggil semua pihak terkait membicarakan duduk perkara persoalan tersebut. Termasuk juga melibatkan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulsel.

Pihaknya juga akan menelusuri oknum-oknum yang menyebarluaskan video tersebut hingga viral di media sosial. Apalagi kejadian ini, kata Muhyiddin sudah terjadi sebulan lalu.

“Pengalaman-pengalaman kita di pendidikan kemarin banyak anak-anak kita yang diperalat oleh oknum tertentu untuk konten di TikTok, makanya ini juga harus kita telusuri,” ungkap Kepala Disdik Makassar Muhyiddin Mustakim, Sabtu (15/6/2024).

Meski begitu, Muhyiddin tidak ingin menuduh siapapun. Pihaknya berharap oknum yang tidak bertanggung jawab ini nantinya ikut diperiksa oleh pihak kepolisian mengingat kasus ini sudah dilapor ke Unit PPA Polrestabes Makassar.

“Tentu harapan kami oknum (yang memviralkan) ini siapa, perlu juga dipanggil,” tegasnya.

Yang jelas pihaknya saat ini tengah melakukan komunikasi baik kepada pihak korban maupun terduga pelaku untuk sama-sama mencari solusi usai kasus ini viral di media sosial.

Muhyiddin juga berharap baik korban maupun terduga pelaku tetap bisa bersekolah di SMPN 4 Makassar. Apalagi informasinya, korban ingin pindah usai trauma alami perundungan.

“Ini yang kami lakukan sekarang melakukan pendekatan, saya datangi orang tuanya, saya sepakat dengan orang tua semua karena tadi laporan bahwa anak ini menjadi kesayangan karena anak ini penyandang disabilitas yang punya prestasi luar biasa di sekolah ini,” ucapnya.

Atas insiden ini, pihaknya akan meningkatkan pengawasan di sekolah sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi aksi bullying atau perundungan di sekolah.

“Ini menjadi perhatian saya dan semua guru saya sudah minta dengan kejadian ini pembelajaran bagi kita supaya ke depan tidak terulang seperti itu,” tutup Muhyiddin.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Juli 2024 21:44
Di Rapat Komite Sekolah, Orang Tua Murid Masih Inginkan Program Seragam Gratis
Pedomanrakyat.com, Bantaeng – Program seragam gratis di Kabupaten Bantaeng ternyata masih sangat diinginkan oleh masyarakat Bantaeng. Di musim...
Daerah12 Juli 2024 21:37
Pelantikan FKUB, Bupati Pangkep Yusran Harap Silaturahmi Antar Umat Beragama Tetap Terjaga
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan resmi dikukuhkan oleh Kepala Badan...
Daerah12 Juli 2024 21:28
Bimtek Pengelolaan Keuangan, Bupati Pangkep Yusran: Harus Ada Dampak Positifnya bagi Masyarakat!
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Dinas kesehatan kabupaten Pangkep, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan. Bimtek melibatkan Di...
Daerah12 Juli 2024 21:11
Selain Pekan Panutan Pajak, Pemkab Pangkep Luncurkan ‘Tetaku Hebat’, Bupati Yusran: Tingkatkan Kesadaran Warga Bayar Pajak
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah kecamatan Pangkajene, menggelar Pekan Panutan Pajak. Pekan Panutan Pajak akan berlangsung selama sepek...