PKM Lektor UMI Makassar 2022, Sasar Desa Binaan di Takalar

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 10 November 2022 09:01

PKM Lektor UMI Makassar 2022, Sasar Desa Binaan di Takalar

Pedomanrakyat.com, Makassar – Program Kemitraan Masyrakat (PKM) Lektor UMI Makassar 2022, menyasar masyarakat di Desa Sanrobone, kecamatan Sanrobone, Takalar, Sabtu (5/11/2022).

PKM Lekotor UMI Makassar ini dilakukan dalam bentuk dialog dengan tema “Penyuluhan Hukum Berbasis Kearifan Lokal bagi Masyarakat”.

Kegiatan PKM Lektor UMI 2022 ini dilaksanakan dua dosen UMI Makassar, yakni Nur Fadhillah Mappaselleng, SH.MH. Ph.D bersama Dr. Nur Setiawati, M.Ag, Ph.D.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang secara periodik dilakukan oleh dosen UMI Makassar dalam membangun pengabdian dan kemitraan.

Tentunya dengan menghadirkan masyarakat dalam ruang lingkup desa binaan UMI Makassar yang terserbar di kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, termasuk Desa Sanrobone Takalar.

Nur Fadhillah Mapaaselleng mengatakan bahwa, pesan utama yang ingin disampaikan adalah bagaimana meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kearifan lokal.

“Sudah ada sejak dahulu kala yang mampu membangun keharmonisan dan ketertiban serta kedamaian di masyarakat pasa saat itu,” kata Fadhillah.

Serta menjadi patokan nilai dan kesepakatan bersama untuk mengatasi permasalahan sosial, ekonomi dan dinamika budaya yang kita hadapi saat ini.

“Sasaran penyuluhan hukum berbasis kearifan lokal yang ditujukan kepada tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat pemerintah di Desa Sanrobone,” jelasnya.

Hal tersebut didasari atas keprihatinan dan kecenrungan semakin redupnya pemahaman dan penghayatan terhadap kearifan lokal tersebut dimasyarakat terutama bagi generasi muda (milenial).

“Termasuk desakan media populer dan media sosial yang pada faktanya lebih cendrung mendorong masyarakat untuk bertindak dan berperilaku tidak sesuai dengan norma-norma sosial dan hukum yang berlaku,” beber Fadhillah.

Menurutnya, hal ini tidak hanya berdampak secara individu, tetapi juga dalam lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan.

“Dari hasil penyuluhan ini diharapkan adanya peningkatan pengetahuan tentang nilai-nilai kearifan lokal yang telah ada dalam lingkungan masyaraka,” terangnya.

Olehnya itu, dengan bekal bekal pengetahuan tersebut diharapakan peserta dapat mengembangkan ketrampilan untuk mengidentifikasi dan mengkaji nilai-nilai kearifan tersebut.

“Untuk direvitalisasi sebagai panduan membangun kesepakatan bersama baru, agar menciptakan sikap saling menghormati dan menanamkan sikap tanggung jawab bersama dalam merespon, mengkaji, dan menyelesaikan persoalan keseharian di masyarakat secara bijak dan kekeluargaan,” tutupnya.

 

 

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...
Metro11 Februari 2026 18:38
Turun ke Warga, Andi Odhika Janji Kawal Aspirasi Drainase, KIS, dan Bansos
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang ...
Daerah11 Februari 2026 17:22
Bupati Irwan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan, 7 Kepala Puskesmas Terima SK
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat kembali ditegaskan Bupati Pinrang ...