Produksi Melimpah, Pasar Nasional Wajib Serap Produksi Cabai Petani

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Senin, 23 Agustus 2021 14:50

Produksi Melimpah, Pasar Nasional Wajib Serap Produksi Cabai Petani

Pedoman Rakyat, Jakarta-Direktur Rumah Ekonomi Rakyat, Taufik Amrullah mengapresiasi capaian kinerja Kementerian Pertanian dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan nasional terlebih pada masa pandemi Covid-19. Menurutnya, kerja keras stakeholder pertanian terutama petani harus menjadi perhatian khusus.

Saat ekonomi nasional mengalami resesi, sektor pertanian menurut Taufik menjadi juru penyelamat dengan berbagai indikator.

“Kita ketahui, petani kita sudah mulai berproses. Mulai menerapkan budidaya dan manajemen yang modern. Ini tentu berimbas pada peningkatan produktivitas dan performa. Misalnya, PDB pertanian di tri wulan pertama tahun 2021 tumbuh 2,95% padahal ekonomi nasional mengalami tekanan,” kata Taufik saat dihubungi melalui saluran telepon, Senin, (23/8).

Oleh karena itu, performa dan capaian produksi petani tersebut menurutnya harus difasilitasi dengan infrastruktur tata kelola pasca panen yang mumpuni.

“Kuncinya sinergitas. Kementan all out pada ranah produksi, Kemendag dan BUMN memainkan peran selanjutnya. Mengatur tata niaga dan menciptakan ekosistem yang friendly bagi petani,” ungkapnya.

Sehingga, Taufik melanjutkan, sinergi dan mitigasi dini yang dilakukan terhadap komoditas pertanian strategis menjadi basis antisipasi terhadap gejolak kelangkaan maupun fluktuasi harga terutama komoditas hortikultura seperti cabai yang sekarang harganya anjlok.

“Memasuki panen raya, harga cabai sekarang turun, 15 ribu per kg. Padahal sebelumnya mencapai Rp 40 rb per kg. Jadi, produksi cabai yang melimpah sekarang ini harus diserap pasar nasional secara maksimal. Saat harga tinggi, Kementan melakukan langkah stabilisasi dengan memberikan subsidi distribusi dari daerah surplus ke daerah defisit.” katanya.

Langkah tersebut menurutnya baik tapi akan lebih signifikan jika kementerian lain yang terlibat juga lebih proaktif

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) produksi cabai nasional pada tahun 2020 mencapai 2,77 juta ton mengalami peningkatan 7,11% dibandingkan pada 2019. Sementara itu, nilai nilai ekspor cabai tahun 2020 mencapai US$25,18 juta, naik 69,86% atau US$10,36 juta dari tahun 2019 dengan negara tujuan Saudi Arabia, Malaysia, dan Nigeria.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Juli 2026 21:20
Musywil XXV IPM Sulsel Ditutup di Pinrang, Bupati Irwan: Saatnya Lahirkan Pemimpin Muda Berkarakter
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Musyawarah Wilayah (Musywil) XXV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan resmi ditutup, Minggu (12/7/2026). ...
Metro12 Juli 2026 20:18
Munafri dan Melinda Terima Penghargaan Dekranas, Makassar Diakui Sukses Kembangkan Kerajinan Tradisional
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komitmen Pemerintah Kota Makassar, dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), melestarikan w...
Olahraga12 Juli 2026 19:20
Audisi Umum PB Djarum 2026 Pekanbaru Cetak Harapan Baru Bulutangkis Lewat 15 Atlet Muda Peraih Super Tiket
Pedomanrakyat.com, Pekanbaru – Sebanyak 15 atlet muda menerima Super Tiket pada hari terakhir penyelenggaraan Audisi PB Djarum 2026 yang berlang...
Metro12 Juli 2026 18:16
Fatmawati Rusdi Apresiasi Antusiasme Peserta Saat Meninjau Stan 46 Tahun Dekranas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengapresiasi antusiasme peserta yang memeriahkan pameran 46 Tahun...