Produksi Padi Sidrap Naik Signifikan Sepanjang 2025, Nilai Ekonomi Tembus Rp4,5 Triliun

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 02 Februari 2026 17:29

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, hadiri panen raya di Dusun Turungeng, Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, hadiri panen raya di Dusun Turungeng, Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan merilis angka produksi padi Gabah Kering Panen (GKP) mengalami kenaikan signifikan di tahun 2025.

“Produksi padi GKP di di Sidrap tahun lalu naik sebesar 129.464 ton, atau lebih besar dibandingkan dengan tahun 2024,” ujar Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melalui keterangan tertulisnya diterima, Senin.

Dari data Pemkab Sidrap, tahun 2024 angka produksi GKP tercatat sebesar 434.355 ton dengan nila harga Rp4.800 per kilogram. Nilai produksi dihasilkan dalam rupiah Rp2,56 trilun lebih .

Sedangkan pada 2025, produksi GKP mengalami peningkatan sebesar 663.819 ton sejalan dengan adanya kebijakan kenaikan harga Rp6.800 per kilogram. Untuk nilai produksi dalam rupiah Rp4,51 triliun lebih.

“Ada kenaikan nilai produksi sebesar Rp1,94 triliun lebih untuk tahun 2025,” tutur mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan ini menyebutkan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menurut angka sementara 2025, produksi padi dalam Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 556.362 ton atau mengalami kenaikan sebesar 108.506 ton (24,23 persen) dari Produksi Padi (GKG) tahun 2024 sebanyak 447.865 ton.

Sedangkan apabila dalam bentuk GKP pada tahun 2025, produksinya sebesar 663.819 ton. Sementara, dari produksi padi (GKP) tahun 2024 sebanyak 534.355 ton. Produksi padi GKP ini mengalami kenaikan sebesar 129.463 ton atau 24,23 persen.

Kenaikan yang dihitung tersebut, adalah produksi padi Gabah Kering Panen. Jumlah ini bukan dihitung satu periode tanam, melainkan total perhitungan sepanjang tahun 2025.

Pria akrab disapa Sahar ini menambahkan, dengan peningkatan hasil ini maka program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat mampu diwujudkan khususnya di Sidrap. Mengingat, tidak hanya padi, tetapi berbagai sektor, baik perkebunan, pertanian maupun lainnya terus dikembangkan.

Sebelumnya, bupati bersama Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku Jamaluddin Al Afgani melaksanakan panen perdana Musim Tanam Pertama (MT I) di Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Sidrap. Ia mengatakan panen itu merupakan hasil musim tanam Oktober–Desember 2025.

Ia menyatakan panen tersebut bukti komitmen pemerintah daerah, petani, serta penyuluh dalam menjaga produktivitas sektor tanaman pangan di Sidrap. Bupati menargetkan tahun 2026 ini, panen ditingkatkan menjadi 800.000 ton hingga 1 juta ton gabah.

Panen Raya Musim Tanam I (MT I) tersebut di wilayah Kecamatan Maritengngae, menjadi titik awal percepatan penerapan Indeks Pertanaman 300 (IP300) yang merupakan bagian dari percepatan tanam dalam mendukung program IP300.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Agustus 2026 22:36
Kenakan Baju Adat Kajang, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Puji Penjaga Hutan dari Bulukumba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ada pemandangan berbeda saat Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menghadiri upacara penurunan Bendera Merah Putih...
Metro17 Agustus 2026 19:26
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Harus Jadi Pelayan Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati H...
Nasional17 Agustus 2026 18:22
Kemenhut Lanjutkan Tahap Pendinginan dan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla
Pedomanrakyat.com, Probolinggo – Kementerian Kehutanan, terus melakukan tahapan pendinginan dan penyisiran area bekas terbakar (mopping up) di k...
Metro17 Agustus 2026 17:18
Paskibraka Makassar Bawa Semangat TIM NARYA, Terjemahkan Jiwa Bahari Lewat Formasi Benteng Rotterdam
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di bawah langit ikonik Lapangan Karebosi Makassar, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan deti...