PSI Resmi Serahkan Surat PAW Viani Limardi ke DPRD DKI Jakarta

Nhico
Nhico

Jumat, 15 Oktober 2021 09:51

PSI Resmi Serahkan Surat PAW Viani Limardi ke DPRD DKI Jakarta

Pedoman Rakyat, Jakarta – Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI Jakarta secara resmi telah menyerahkan surat pergantian antar waktu (PAW) salah satu anggotanya, Viani Limardi.

Surat rekomendasi diantar langsung oleh Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Sianipar dan diberikan kepada pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Sponsored by ADVERTNATIVE

“Pada hari ini kami secara resmi mengajukan pergantian antar waktu anggota DPRD DKI Jakarta atas nama Viani Limardi,” Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka, dalam keterangannya, Kamis (14/10).

Isyana berkata, surat rekomendasi tersebut merupakan upaya PSI dalam menjaga kader-kader agar tetap setia bekerja untuk rakyat.

Lebih lanjut, kata dia, surat tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mengawal kader di parlemen agar selalu menjadi wakil rakyat yang jujur, rendah hati, melayani, dan menjaga uang rakyat.

“Kami berharap pimpinan DPRD DKI Jakarta dapat memproses pemberhentian Sis Viani dan mengangkat penggantinya sesuai aturan yang berlaku,” ucap Isyana

Sebelumnya, sebuah surat pemecatan atas nama Viani Limardi beredar tertanggal 25 September 2021. Dalam surat itu disebutkan ada 3 pelanggaran yang diduga sudah dilakukan Viani Limardi. Diantaranta tidak mematuhi instruksi DPP pasca pelanggaran sistem ganjil genap (gage) di Jakarta pada 12 Agustus 2021.

Viani saat itu viral lantaran marah-marah kepada polisi yang menilangnya karena melanggar aturan ganjil genap.

Pelanggaran kedua, Viani dinilai tidak mematuhi instruksi pemotongan gaji untuk membantu penanganan Covid-19.

Terakhir, Viani dituding menggelembungkan laporan penggunaan dana reses sebagai anggota DPRD DKI pada 2 Maret 2021.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Viani Limardi menegaskan, dirinya bakal menempuh langkah hukum karena pemecatannya.

Ia mengaku bakal menggugat partai yang sebelumnya telah membesarkan namanya 1 triliun rupiah. “Namun Kali ini saya tidak akan tinggal diam dan saya akan melawan dan menggugat PSI sebesar Rp1 triliun,” kata Viani kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal26 Oktober 2021 20:46
Pelaku Pembunuh Orang Tua dan Saudari Kandung di Bantaeng Sulsel Diduga Alami Gangguan Jiwa
Pedoman Rakyat, Bantaeng- Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng kini telah mengamankan A (30), pria keji yang tega membunuh kedua orang tuanya serta saud...
Nasional26 Oktober 2021 19:23
Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 300.000, Kemenkes: Segera Kami Tindak Lanjuti
Pedoman Rakyat, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan menindaklanjuti permintaan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) agar harga tes P...
Ekonomi26 Oktober 2021 18:11
Maraknya Pinjol Ilegal, Menkeu Sri Mulyani: Masyarakat Menderita dari Praktik Semacam Ini
Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang terjadi di In...
Hukum/Kriminal26 Oktober 2021 17:47
Aksi Unjuk Rasa Sejumlah Mahasiswa di Makassar Ricuh, Perwira Polisi Terkena Lemparan Batu
Pedoman Rakyat, Makassar- Aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) berakhir ricuh. Satu pejabat polisi terkena l...