Pedomanrakyat.com, Sidrap – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Kejuaraan Bulutangkis PSI Sidrap Cup 2026 yang digelar di Gedung Masyarakat Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (15/6/2026).
Turnamen ini menjadi ruang bagi para pecinta olahraga bulutangkis untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat tali persaudaraan melalui kompetisi yang sehat.

Ketua DPW PSI Sulsel, Muammar Gandi Rusdi, membuka langsung kegiatan PSI Sidrap Cup 2026.
Baca Juga :
Sebanyak 64 pasangan ambil bagian dalam kejuaraan yang memperebutkan total hadiah jutaan rupiah. Antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir menciptakan suasana meriah sejak seremoni pembukaan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, Muammar Gandi Rusdi, Ketua DPD PSI Sidrap Nur Kanaah, Ketua KONI Sidrap, serta Ketua PBSI Kabupaten Sidrap.
Ketua DPW PSI Sulsel, Muammar Gandi Rusdi, mengatakan kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat berolahraga sekaligus memperkuat silaturahmi di tengah masyarakat.

Ketua DPW PSI Sulsel, Muammar Gandi Rusdi, membuka langsung kegiatan PSI Sidrap Cup 2026.
“Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga tentang membangun persaudaraan, sportivitas, dan melahirkan bibit-bibit atlet yang bisa membawa nama Sidrap ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Sidrap, Nur Kanaah, mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta yang berasal dari berbagai kalangan.
Menurutnya, PSI Sidrap Cup diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu mendorong perkembangan olahraga bulutangkis di daerah.

Ketua DPW PSI Sulsel, Muammar Gandi Rusdi, membuka langsung kegiatan PSI Sidrap Cup 2026.
Selama pertandingan berlangsung, para peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara dengan tetap menjunjung tinggi nilai fair play.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarpecinta bulutangkis serta mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang.

Komentar