PT Pelni Tunda Berlayar, Warga Kalmas Pangkep Terancam Krisis Pangan

Nhico
Nhico

Senin, 04 Juli 2022 14:17

Kapal Pelni yang tunda berlayar.(F-INT)
Kapal Pelni yang tunda berlayar.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Kabupaten Pangkep telah terjadi krisis pangan di kepulauan Kalukuan Massalima (Kalmas) hal itu disebabkan karena asset transportasi menuju kepulauan tersebut mengalami kesulitan bahkan PT Pelni sendiri melakukan penundaan keberangkatan Kapal Perintis menuju kepulauan Kalmas.

Sementara para mahasiswa sebelumnya telah melakukan unjuk rasa kepada pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, juga kepada pihak DPRD soal kesulitannya kapal menuju Kalmas, namun hingga kini belum ada realisasi

Bahkan di tengah kesulitan warga soal transportasi menuju pulau perbatasan Kalimantan Timur ini, tiba – tiba PT Pelni juga melakukan penundaan KM Perintis Sabuk Nusantara 66 ke Kalmas.

Dalam surat PT Pelni Makassar nomor 06.26/06/S-B/012/2022 yang di tandatangaini VP Operasi Kapal Penumpang Didik Martono disampaikan bahwa pengoperasian Kapal Perintis Pangkalan Makassar Khususnya KM Sabuk Nusantara 66 akan menyusuaikan skema kebijakan efesiensi trayek yang berlaku efektik mulai 30 Juni 2022.sehingga setibanya kapal di Makassar tanggal 30 Juni 2022 VOyage 18.20022 akan dilakukan penundaan keberangkatan.

Sementara Kepala Wilayah Kecamatan Kalmas Asnawih yang ditemui di kantor perwakilan Camat di Pangkajene Kamis (30/6/2022) mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Pangkep telah melakukan upaya koordinasi kepada Pihak PT Pelni agar hal ini kembali melakukan pelayaran di kepulauan Kalmas.

Sekalipun Camat mengakui bahwa kesulitan warganya soal transportasi ke Kalmas membuat warga akan alami krisis pangan,

“Memang benar-benar dialami kesulitan masyarakatnya transportasi sehingga kami terus melakukan lobih, agar hal ini tidak berlangsung lama, sebab bahan pokok masyarakat kami sangat dibutuhkan” ujarnya.

“Masyarakat mau makan, sementara transportasi menuju kalmas susah, ini yang menjadi bahan pemikian kami agar secepatnya ada solusi dalam pelayanan transoportasi ke Kalmas” ujarnya

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 22:27
Wabup Pinrang Ajak Perkuat Ekosistem Produsen Daerah, Harap MBG Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional dinilai memiliki tujuan yang sa...
Metro07 Juli 2026 21:28
Gubernur Sulsel Nobar Piala Dunia Bersama Ratusan Warga dan Libatkan UMKM Lokal
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 ...
Politik07 Juli 2026 20:23
Alamsyah Dorong Bawaslu Kabupaten/Kota Optimalkan Website PPID Terintegrasi
Pedomanrakyat.com, Maros – Badan Pengawas Pemilihan Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan mendorong Bawaslu Kabupaten/kota untuk memperkuat kualitas...
Nasional07 Juli 2026 19:30
Kemenhut Sosialisasikan Rencana Kehutanan Tingkat Nasional 2011-2030
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan resmi menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.8/2026 tentang Perubahan Kedu...