Reaksi Sri Mulyani Dicecar Makan Siang Gratis: Maaf Saya Tak Bisa Berkomentar

Nhico
Nhico

Rabu, 20 Maret 2024 14:33

Jokowi dan Sri Mulyani.(F-INT)
Jokowi dan Sri Mulyani.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memilih bungkam ketika dicecar anggota Komisi XI DPR RI terkait program makan siang gratis yang diusung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ditanya soal anggaran program tersebut, Sri Mulyani menjawab, dirinya tidak tahu menahu soal alokasi dana untuk program makan siang gratis karena belum tercantum di APBN 2024.

“Jadi mohon maaf sekali, apalagi ini bulan puasa, mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya saya nggak bisa komentar soal makan siang gratis,” ucap Sri Mulyani di DPR, sebagaimana dikutip dari siaran live Youtube Komisi XI DPR RI, Rabu (20/3/2024).

“Termasuk bukan karena kami menghindar ya pertanyaan bapak ibu sekalian tentang makan siang gratis. Kami nggak menjawab karena di APBN kita belum ada. 2024 Kan tidak ada. Kalau ini adalah untuk pemerintah yang baru, bapak dan ibu sekalian kan juga paham bahwa siklus APBN,” tegas Sri Mulyani.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Februari 2026 10:26
12 Peserta Melaju ke Semi Final KTIQ MTQ XI Luwu Timur
Pedomanrakyat.com, Lutim – Cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) pada Majelis 6 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabup...
Metro12 Februari 2026 10:10
Komisi C DPRD Makassar: Penataan Kota Harus Jaga Kesejahteraan Warga
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penataan kota yang dica...
Politik12 Februari 2026 09:45
PSI: Soal Cawapres 2029, Kita Serahkan kepada Pak Prabowo
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyatakan, penentuan calon wakil presiden ...
Nasional12 Februari 2026 09:35
Wamenhut Tekankan Penguatan Tata Kelola Kehutanan Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan yang akunta...