Reses di Lalatang, Andre Prasetyo Tanta Dengar Keluhan PKL Terdampak Penggusuran

Muh Saddam
Muh Saddam

Minggu, 22 Februari 2026 19:23

Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta (APT).
Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta (APT).

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta (APT), menggelar reses masa sidang II Tahun Anggaran 2025/2026 di Kelurahan Lalatang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait dampak penggusuran terhadap para pedagang kaki lima (PKL) di wilayah tersebut.

Hadir dalam pertemuan itu Kepala Kelurahan Lalatang, Rezha Suryawan, unsur babinsa dan bhabinkamtibmas, serta para ketua RW dan RT setempat. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Perwakilan warga, Ketua RW 04, Iqra, menyuarakan keresahan masyarakat terkait maraknya penggusuran PKL di Kota Makassar.

Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memberikan solusi yang berpihak pada keberlangsungan hidup para pedagang.

“Kami berharap pemerintah tidak sekadar menggusur, tapi juga menyiapkan solusi, seperti menyediakan lahan baru agar para pedagang bisa tetap melanjutkan penghidupan mereka,” ujar Iqra.

Ia juga mengungkapkan potensi kawasan Tugu Monumen Korban 40.000 Jiwa di Kelurahan Lalatang yang dinilai dapat dikembangkan menjadi ruang ekonomi kreatif bagi warga.

Menurutnya, masyarakat telah sepakat menjadikan area sekitar monumen sebagai pusat aktivitas PKL berbasis wisata sejarah.

“Kami ingin kawasan monumen ini menjadi ruang usaha warga. Namun, kami membutuhkan dukungan pemerintah berupa sarana dan prasarana, seperti gerobak dan tenant, agar pengunjung bisa berwisata sejarah sekaligus berbelanja,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Andre Prasetyo Tanta menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan warga dan memperjuangkannya dalam pembahasan di DPRD Sulsel.

“Reses ini menjadi momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi terkait PKL dan pemanfaatan ruang publik akan kami koordinasikan dengan pemerintah daerah agar ditemukan solusi yang adil dan manusiawi,” kata APT.

Ia berharap, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dapat melahirkan kebijakan yang tidak hanya tertib secara tata kota, tetapi juga berpihak pada kesejahteraan warga.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 23:30
Pemkot Makassar Siapkan Sekolah Gratis di 67 Sekolah Swasta bagi Siswa yang Tak Lolos Negeri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi calon peserta didik yang belum berhasil lolos ke sekolah negeri pada Seleksi Penerimaan Murid Baru...
Metro26 Juni 2026 22:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Langkai dan Lanjukang, Pastikan Pemenuhan Layanan Dasar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali mengunjungi Pu...
Daerah26 Juni 2026 21:25
APBD Pinrang Surplus Rp22 Miliar, Bupati Irwan Tegaskan Anggaran Harus Berdampak ke Rakyat
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pembangunan yang ...
Metro26 Juni 2026 20:29
Wawali Makassar Tinjau Persiapan Kelurahan Gunung Sari Menuju Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Suasana penuh semangat terlihat saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, meninjau langsung kesiapan Kelura...