Retret Kepemimpinan Desa Maros Ditutup Meriah

Nhico
Nhico

Senin, 25 Agustus 2025 12:19

Retret Kepemimpinan Desa Maros Ditutup Meriah.
Retret Kepemimpinan Desa Maros Ditutup Meriah.

Pedomanrakyat.com, Maros – Suasana sore di Markas Brigif 3/TBS Kostrad Kariango, Tanralili, menjadi penutup yang penuh makna bagi 80 kepala desa dari seluruh Maros. Setelah tiga hari penuh disiplin, pembekalan, dan kebersamaan, retret orientasi kepemimpinan desa resmi berakhir, Minggu (24/8/2025).

Dengan mengusung tema “Dari Desa untuk Indonesia”, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, melainkan ruang refleksi dan penguatan tekad bagi para kades dalam memimpin warganya.

Saoraja Institute hadir menyusun kurikulum dan menjadi fasilitator, sementara Kostrad membekali para peserta dengan latihan bela negara dan ketahanan kebangsaan.

Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Masyur, menegaskan bahwa kepala desa adalah garda terdepan yang harus berani menghadapi tantangan nyata masyarakat.

“Kepala desa harus berperang melawan kemiskinan, stunting, dan menjaga ketahanan pangan. Apa yang didapatkan selama tiga hari ini harus benar-benar dipraktikkan di desa masing-masing,” ucap Muetazim penuh semangat.

Apresiasi juga datang dari Wakil Sementara Komandan Brigif 3/Tri Budi Sakti, Kolonel Inf Ari Widyo Prasetyo, S.Sos., yang menilai para kades mampu menunjukkan dedikasi tinggi meski sebagian besar sudah berusia matang.

“Kami bangga. Meski usia mereka tak lagi muda, semangat yang ditunjukkan dalam ketangkasan maupun wawasan kebangsaan sungguh luar biasa,” kata Muetazim.

Momen paling ditunggu hadir saat panitia menobatkan Kepala Desa Bonto Tallasa dan Kepala Desa Tenrigangkae sebagai peserta terbaik. Penghargaan ini disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Salah satunya, Mustakim, Kepala Desa Bonto Manurung, mengaku retret ini menjadi pengalaman tak terlupakan.

“Alhamdulillah, selama tiga hari kami belajar tentang kepemimpinan, disiplin, dan kebersamaan. Kalau tahun depan ada lagi, insyaAllah kami siap ikut kembali,” katanya dengan senyum lega.

Retret ini meninggalkan jejak bukan hanya di markas militer, tapi juga di hati para kepala desa. Harapannya, semangat kebersamaan dan disiplin yang lahir dari Kariango akan menjelma menjadi energi baru untuk membangun desa-desa di Maros yang lebih sejahtera dan mandiri.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Juni 2026 23:39
Wabup Pinrang Ajak Perantau Batulappa Jadi Motor Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Keberadaan masyarakat Kabupaten Pinrang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi ke...
Metro29 Juni 2026 23:20
Munafri Komitmen Bangkitkan Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menegaskan komitmennya untuk menghidupkan situs kebudayaan Kota Makas...
Metro29 Juni 2026 22:33
Siswa Tak Lolos SMP Negeri Tetap Bisa Sekolah Gratis di SMP Swasta, Ini Daftarnya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena ti...
Metro29 Juni 2026 21:28
HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Skrining Mandiri TBC
Pedomanrakyat.com, Makassar – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tidak hanya...