Salmawati Paris Gaungkan Pentingnya Akta Kelahiran dan Dorong Pemerataan PAUD hingga Pelosok Desa

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 14 Mei 2025 17:35

Ketua TP PKK Jeneponto, Salmawati Paris.
Ketua TP PKK Jeneponto, Salmawati Paris.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, mendorong pengurusan akta kelahiran anak sejak masuk jenjang PAUD

Pasalnya kata Salma, selama ini masih banyak anak di Jeneponto yang belum memiliki dan mengurus akta kelahiran saat masuk Sekolah Dasar (SD).

“Bahkan, ada yang baru mengurusnya saat SMP atau SMA. Ini harus kita benahi. Kedepannya, kita ingin anak yang masuk PAUD atau SD sudah memiliki akta kelahiran,” ucap Salmawati, ditemuai di DPRD Sulsel, Rabu (14/5/2025).

Ketua TP PKK Jeneponto ini, juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan tes bakat dan minat anak-anak PAUD. Tes ini menjadi program awal agar para pendidik PAUD bisa mengenali potensi muridnya.

“Jadi kita ingin guru-guru PAUD bisa tahu bakat anak-anak sejak dini. Dengan begitu, mereka dapat mengasuh dan membimbing sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing anak,” terangnya.

Selain itu, Anggota DPRD Sulsel ini menekankan pentingnya penanganan stunting melalui layanan PAUD. Menurutnya, isu stunting tidak bisa dipisahkan dari pendidikan usia dini karena menyangkut tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

“Kita perlu pikirkan juga penanganan stunting lewat PAUD-PAUD. Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga tumbuh kembang anak secara fisik dan mental,” ungkapnya.

Ketua Himpaudi Jeneponto juga akan mengusulkan agar kedepan anak yang masuk SD harus berasal dari lulusan PAUD, guna memastikan mereka sudah mendapatkan pendidikan dasar yang layak.

“Kita belum bisa membuat aturan wajib PAUD sebelum mengetahui kondisi PAUD di semua desa. Jangan sampai kita tetapkan aturan, tapi di lapangan fasilitasnya belum siap,” jelas Legislator Fraksi Nasdem ini.

Ia juga mencatat bahwa di banyak desa, anak-anak masih langsung masuk SD tanpa melalui PAUD. Untuk itu, pihaknya akan melakukan peninjauan lapangan agar program ini bisa diterapkan secara adil dan efektif.

“Pemerataan PAUD di desa-desa masih jadi tantangan. Bahkan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) belum merata. Kita berusaha keras agar PAUD bisa hadir di semua desa,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga08 Oktober 2026 15:39
Indonesia Meroket! Garuda Tembus Ranking 116 Dunia, Kejar Vietnam
Pedomanrakyat.com, Jakarta— FIFA merilis ranking terbaru pada Rabu (7/10/2026). Timnas Indonesia mengalami kenaikan dua peringkat setelah menjuarai ...
Politik08 Oktober 2026 15:04
Resmi Jadi Kader Demokrat, Munafri Arifuddin Siap Bangun Kolaborasi Besarkan Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Bergabungnya Appi ditandai deng...
Nasional08 Oktober 2026 14:51
Kabar Baik Ojol, Potongan Aplikasi Kini Maksimal 8 Persen
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) dan Keputusan Menteri Perhubungan yang mengatur potongan biay...
Daerah08 Oktober 2026 14:33
Kemiskinan Turun 4.270 Jiwa, Pemkab Maros Tak Puas dan Bidik 6 Persen
Pedomanrakyat.com, Maros — Angka kemiskinan di Kabupaten Maros turun sekitar 1 persen atau setara 4.270 jiwa. Kini, jumlah penduduk miskin tercatat ...