Sekda Sulsel Apresiasi BI Fasilitasi Sulsel Talk Perkuat Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 13 Agustus 2025 20:30

Sekda Prov Sulsel, Jufri Rahman.
Sekda Prov Sulsel, Jufri Rahman.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengapresiasi peran Bank Indonesia (BI) yang secara konsisten memfasilitasi forum Sulsel Talk sebagai ruang diskusi dan kolaborasi strategis untuk menghadapi tantangan ekonomi global.

Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting merumuskan langkah konkret memperkuat daya saing dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan bertema “Mendorong Akselerasi Ekonomi Sulsel di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global” itu digelar di Baruga Phinisi, Kantor Perwakilan BI Sulsel, Selasa, 12 Agustus 2025.

Hadir dalam acara ini Kepala Perwakilan BI Sulsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Deputi Kepala Perwakilan BI, pimpinan Forkopimda, kepala OPD, Sekda kabupaten/kota, pimpinan perbankan, akademisi, pelaku usaha, serta asosiasi bisnis.

“Bagi Sulawesi Selatan, tantangan ekonomi global menjadi perhatian serius. Perekonomian daerah ini sangat bergantung pada sektor strategis seperti industri pengolahan, pertanian, dan pertambangan, yang rentan terhadap dinamika perdagangan dunia,” kata Jufri Rahman.

Dinamika Tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat dapat menekan kinerja sektor pengolahan ikan, udang, dan nikel.

Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan II 2025 mencapai 4,94% (year-on-year / yoy), melambat dibanding triwulan I yang tumbuh 5,78% (yoy).

Dari sisi pengeluaran, perlambatan dipicu menurunnya konsumsi rumah tangga pasca libur Idulfitri dan Ramadan.

Sementara dari sisi harga, inflasi Sulsel pada Juli 2025 sebesar 0,61% (month-to-month / mtm), naik dibanding Juni 2025 yang sebesar 0,06% (mtm). Secara kumulatif, laju inflasi Sulsel hingga Juli 2025 tercatat 2,46% (year-to-date / ytd).

Menurut Jufri, tekanan juga datang dari kondisi mitra dagang seperti Tiongkok yang mengalami hambatan ekspor akibat tarif AS. Hal ini berpotensi mengurangi permintaan terhadap komoditas unggulan Sulsel, terutama nikel.

Untuk itu, Pemprov Sulsel bersama pemangku kepentingan berupaya melakukan diversifikasi sektor, mendorong hilirisasi, dan memperkuat industri kreatif serta pertanian modern.

“Kegiatan Sulsel Talk hari ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan langkah konkret memperkuat daya saing ekonomi. Melalui diskusi ini, kita harapkan lahir strategi efektif mendorong pertumbuhan melalui diversifikasi, hilirisasi, dan strategi adaptif menghadapi ketidakpastian global,” ujar Jufri.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Mari kita perkuat kolaborasi dan sinergi serta mengedepankan inovasi untuk membangun ekonomi Sulawesi Selatan yang tangguh dan berkelanjutan di tengah ketidakpastian global,” tandasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Oktober 2026 14:51
Usai Buka Pekan Expo K-UMKM Sulsel, Bupati bersama Wabup Lutim Sapa Peserta Pameran
Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, didampingi jajaran Forkopimda dan Se...
Politik07 Oktober 2026 13:30
Ketum PAN Zulkifli Hasan Tantang Ashabul Kahfi Rebut 6 Kursi DPR RI di Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi melantik Ashabul Kahfi sebagai Ketua DPW PAN Sula...
Daerah07 Oktober 2026 12:48
Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026, Angkat Kekayaan Lokal Luwu Timur
Pedomanrakyat.com, Lutim – Kekayaan alam Sulawesi Selatan turut menjadi bagian dari semarak Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026 Tingkat Provinsi S...
Metro07 Oktober 2026 11:38
Simpul Pangan Nusantara Hadir di Makassar, Sulsel Perkuat Pangan Hadapi Perubahan Iklim
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ancaman perubahan iklim dan fenomena El Nino menjadi tantangan serius bagi ketahanan pangan Sulawesi Selatan. Oleh...