Pedomanrakyat.com, Makassar — Foto karya Hendrayanto, fotografer Humas Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, berhasil meraih Juara Favorit I pada lomba foto di event Makassar Tempo Doloe yang digelar Dinas Kearsipan Kota Makassar di Nipah Mall, Jumat (27/11/2025).
Lomba tersebut merupakan bagian dari rangkaian pameran arsip yang berlangsung selama tiga hari, 27–29 November 2025.
Ajang ini menampilkan berbagai dokumentasi sejarah Kota Makassar, termasuk foto-foto bernilai historis yang menggambarkan wajah kota pada masa lampau.
Baca Juga :
Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah foto milik Hendrayanto yang mengabadikan rumah pompa air bersih peninggalan tahun 1924, dibangun pada masa pemerintahan kolonial Belanda.

Foto Rumah Pompa Kolonial Karya Fotografer Humas PDAM Makassar Hendrayanto Raih Juara Favorit I di Ajang Makassar Tempo Doloe
Karya Hendra mengungguli ratusan peserta lain berkat kekuatan cerita visual serta nilai sejarah yang jarang diangkat.
Rumah pompa tersebut dahulu berfungsi menyuplai air bersih ke rumah-rumah pejabat Belanda dan kantor-kantor resmi, termasuk Gedung MULO, Kantor Pengadilan Negeri Makassar, hingga Rumah Jabatan Wali Kota yang masih berdiri hingga kini. Melalui visual yang kuat, karya Hendra menghadirkan kembali memori penting Kota Makassar tentang infrastruktur air bersih pada masa kolonial.
Hendra mengatakan bahwa motivasi utamanya memilih objek ini karena ia ingin menghadirkan informasi sejarah yang lebih utuh kepada masyarakat. “Sebagai pegawai PDAM Kota Makassar, saya merasa perlu untuk memberi informasi bahwa situs sejarah itu jangan hanya dilihat dari bangunan luarnya saja,” jelasnya.
Menurutnya, banyak masyarakat tidak mengetahui bahwa fasilitas air bersih di Makassar telah memiliki sejarah panjang dan berperan besar dalam perkembangan kota sejak abad lalu.
“Harapan saya foto ini bisa disimpan di dinas Arsip Kota Makassar, karna banyak pengunjung yang melihat foto ini merasa asing foto itu berada di mana,” harapnya.

Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Fahyuddin, A.P., M.H, menegaskan bahwa pameran Makassar Tempo Doloe bertujuan menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat melalui arsip-arsip visual yang memiliki nilai sejarah tinggi.
“Pameran ini untuk menyebarluaskan informasi arsip Makassar Tempo Doloe, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya arsip dalam melestarikan warisan budaya dan sejarah,” ujarnya.
Penyerahan penghargaan kepada para pemenang dilakukan oleh Sekretaris Dinas Kearsipan Kota Makassar, Hj. Amalia Malik, S.H. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang dinilai berhasil menampilkan sudut-sudut historis Makassar dengan interpretasi kreatif.
Untuk diketahui, kegiatan Makassar Tempo Doloe 2025 dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam merawat sejarah kota melalui pengelolaan arsip yang lebih inklusif dan dekat dengan masyarakat.

Komentar