Selamatkan Danau Towuti, Pemkab Lutim Gandeng Polairud Berantas Illegal Fishing

Nhico
Nhico

Rabu, 08 Juli 2026 09:43

Selamatkan Danau Towuti, Pemkab Lutim Gandeng Polairud Berantas Illegal Fishing

Pedomanrakyat.com, Lutim – ‎Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian Danau Towuti dengan menyerukan penghentian total aktivitas illegal fishing (penangkapan ikan ilegal).

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ancaman kepunahan terhadap berbagai spesies ikan endemik di danau purba tersebut. Seruan tegas tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi regulasi perikanan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Towuti, Selasa (7/7/2026).
‎
Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juanna Fachruddin saat membuka sosialisasi menekankan bahwa Danau Towuti merupakan aset ekologis tinggi yang keanekaragaman hayatinya harus dilindungi demi generasi mendatang.
‎
‎“Praktik penangkapan ikan secara ilegal, terutama menggunakan alat setrum, harus dihentikan total. Dampaknya sangat fatal karena langsung mengancam kelestarian ekosistem dan populasi ikan endemik Danau Towuti dalam jangka panjang,” tegas Andi Juanna.
‎
‎Guna memberikan efek jera dan memperkuat pengawasan, Pemkab Luwu Timur menggandeng Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Luwu Timur.

Kasat Polairud Polres Lutim, Iptu Agusmawan, yang hadir sebagai narasumber, memaparkan regulasi hukum serta sanksi pidana berat yang menanti para pelaku penangkapan ikan ilegal.
‎
‎Sinergi ini menandai bahwa penanganan illegal fishing di Danau Towuti kini bergeser dari sekadar imbauan persuasif menuju tindakan penegakan hukum yang konkret di lapangan.
‎
‎Sebagai salah satu danau purba tertua di Indonesia, Danau Towuti memiliki ekosistem unik dengan spesies yang tidak ditemukan di belahan dunia lain. Kerusakan habitat akibat penggunaan setrum dan racun dikhawatirkan memicu kepunahan massal fauna endemik yang tidak dapat diperbarui.
‎
‎Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Luwu Timur, perwakilan Syahbandar, Kepala Bidang Perikanan Tangkap, unsur Pemerintah Kecamatan Towuti, serta perwakilan kelompok nelayan setempat.
‎
‎Pemkab Luwu Timur berharap melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor ini, angka pelanggaran di perairan danau dapat ditekan secara signifikan.

 Komentar

Berita Terbaru
Edukasi09 Oktober 2026 12:00
Sekolah Islam Athirah Buka PPDB 2027/2028, Siapkan 1.188 Kursi dan Diskon untuk 423 Pendaftar Pertama
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekolah Islam Athirah menyiapkan 1.188 kursi untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2027/2028. Ju...
Daerah08 Oktober 2026 23:23
Bawa 314 Kontingen di Porprov XVIII, Bupati Syaharuddin Alrif Targetkan Sidrap Tembus 10 Besar
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Sy...
Politik08 Oktober 2026 22:28
Bawaslu Sulsel Dorong Kampus Jadi Ruang Edukasi Politik dan Pengawasan Pemilu
Pedomanrakyt.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsa...
Metro08 Oktober 2026 21:24
Ashabul Kahfi Apresiasi Program MYP: Ini Sejarah, Pemprov Sulsel Bangun Jalan Beton setebal 40 cm
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years...