Seorang Kakek Terkendala Biaya Pengobatan, Begini Sikap Pemkab Gowa

Editor
Editor

Minggu, 19 Januari 2020 04:26

Seorang Kakek Terkendala Biaya Pengobatan, Begini Sikap Pemkab Gowa

Pedoman Rakyat, Gowa — Marsuki Daeng Ngitung,Warga Desa Pabentengang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa yang menderita tumor dan terkendala biaya di RSUD Syekh Yusuf, kini telah ditangani oleh pihak Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Sosial dan pihak RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol saat dikonfirmasi, Sabtu (18/1).

Ia mengatakan, Daeng Ngitung memang masuk rumah sakit dua hari yang lalu namun karena tidak memiliki BPJS sehingga harus dikenakan biaya sesuai prosedur. Namun dengan adanya laporan tersebut Pemkab Gowa mengaku segera mengambil tindakan untuk Daeng Ngitung dengan mendaftarkan di BPJS APBD Pemda.

“Setelah mendengar hal itu, kami langsung ke RS dan menyuruh keluarga Daeng Ngitung segera mendaftarkan di BPJS dengan memasukkan data di Dinsos. Tetapi meskipun telah mendaftar sistem BPJS harus tunggu 14 hari baru bisa aktif atau digunakan. Sehingga karena masyarakat kita ini kurang mampu dan memasuki kategori untuk dibantu maka sambil menuggu BPJS nya aktif segala biaya pengobatannya Pemkab yang tanggung,” ungkapnya.

Dikatakan Kadis Sosial, pihaknya sudah melakukan assesment bahwa pasien itu memang layak untuk didaftarkan oleh Pemkab. Sehingga dalam masa tunggu sampai BPJS aktif Pemkab Gowa akan menagani kebutuhan pasien.

Lebih jauh, Syamsuddin menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan pasien tersebut perlu dilakukan CT Scan menyeluruh agar bisa mengetahui penyakit Daeng Ngitung, sehingga tanpa berpikir panjang pihak RSUD Syekh yusuf segera mengirim pasien ke Rumah Sakit Akademis Makassar.

“Dari hasil ct scan tumornya sudah lama dan bahkan sudah mngenai tulang di telinganya,” jelasnya.

Olehnya Syamsuddin menghimbau kepada masyarakat Gowa, sesuai dengan UU penanganan kemiskinan, apabila ada warga miskin yang tidak terdata oleh KIS boleh melaporkan ke Pemda dan pihaknya melakukan assesment atau pencatatan.

“Agar hal ini tidak terulang, bagi masyarakat Gowa yang secara dini terindikasi penyakit koronis dan kurang mampu agar segera dilaporkan apakah mempunyai bpjs apbd pemda atau tidak.l sehingga kami akan lakukan assesment secepat mungkin,” imbau Syamsuddin.

Sementara itu Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr Salahuddin mengaku daru hasil ct scan menunjukkan osteomielitis yang luas sehingga perlu dilakukan perawatan lagi hingga Senin nanti untuk mengetahui kondisinya dari dokter yang melakukan perawata .

“Setelah kembali dari ct scan Sabtu Malam pukul 20:00, kami langsung melakukan perawatan, dan sementara pasien berada di ruang perawatan V kamar 2B,” jelas dr Salahuddin.

Sekadar diketahui, pasien tersebut pada hari Sabtu, pukul 10.00 diantar oleh Tim RSUD Syekh Yusuf bersama anggota Tagana Ramli Dg Jarung ke RS Akademis makassar untuk CT Scan. Setelah selesai CT Scan Selanjutnya pasien kembali ke RSUD Syekh Yusuf dengan didampingi oleh isterinya dan saat ini sedang dilakukan perawatan.(map)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 12:22
Maulid DWP Makassar, Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Ingatkan Pentingnya Doa dan Dukungan Istri
Pedomanrakyat.com, Makassar — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang disel...
Metro31 Agustus 2026 11:50
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda Jamsostek, Perkuat Perlindungan Pekerja
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Kota Makassar menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosi...
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...