Seorang Remaja di Makassar Jual Pacarnya di Grup Medsos, Rp 500.000 Sekali Kencan

Editor
Editor

Sabtu, 05 Desember 2020 09:58

Ilustrasi
Ilustrasi

Pedoman Rakyat, Makassar – Seorang pria remaja berinisial F (17) di Kota Makassar, Sulsel, ketahuan menjual pacarnya sendiri berinisial S (16) di grup media sosial.

Di dalam grup tersebut diketahui berisi para pria hidung belang.

“Jadi ini dijual sama pacaranya sendiri dan diduga ada unsur trafficking (perdagangan orang),” ungkap Ketua TRC Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Makassar, Makmur, Makassar, Jumat (4/12/2020).

Sepasang kekasih ini terbilang kompak agar bisa mendapatkan uang. Caranya, pelaku F dan korban S sama-sama menjadi anggota grup tersebut. Keduanya masuk ke grup itu untuk memudahkan transaksi dan promosi kepada pria hidung belang

P2TP2A Makassar belum menerima keterangan pelaku dan korban soal berapa lama dan sudah berapa kali korban dijual kepada pria hidung belang.

Pihak P2TP2A sejauh ini belum tahu sudah berapa lama korban dijual. Hanya saja, persoalan kelompok seperti ini sudah lama terbentuk.

Kejadian ini terungkap saat orang tua dari korban melaporkan pelaku ke Polrestabes Makassar.

“Orang tuanya sudah ke sana untuk lakukan pelaporan,” tuturnya.
Kasus
ini terungkap setelah orang tua S mendapati anaknya tengah dipromosikan kepada pria hidung belang di medsos.

Orang tua S kemudian melapor ke Polsek Tamalate, Makassar, dan menggerebek S yang tengah dijual kepada pria hidung belang di sebuah wisma di kawasan Andi Tonro, Makassar, pada Jumat (27/11) lalu, sekitar pukul 01.00 Wita.

Saat itu keluarga korban S curiga dengan gerak-gerik putrinya yang kerap bepergian hingga tengah malam.

“Unit opsnal Polsek Tamalate bersama keluarga korban ke Wisma Aandi Tonro Home,” ujar Kapolsek Tamalate Kompol Arifuddin.

Tak berselang lama, polisi unit opsnal Polsek Tamalate kemudian membawa korban ke Unit PPA Polrestabes Makassar guna pemeriksaan lebih lanjut. “Dibawa ke Polrestabes tidak lama kemudian,” katanya.

Dari penelusuran terungkap, korban S dijual dengan tarif Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. F lalu menggunakan uang itu untuk berfoya-foya. (dir)

 Komentar

Berita Terbaru
Positif COVID-19 di Indonesia Tembus Satu Juta Lebih
Nasional26 Januari 2021 17:54
Positif COVID-19 di Indonesia Tembus Satu Juta Lebih
Pedoman Rakyat, Jakarta – Positif COVID-19 di Indonesia melampaui angka 1 juta lebih. Yakni 1.012. 350 positif terinfeksi. Angka ini berdasarkan...
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Metro26 Januari 2021 15:56
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Pedoman Rakyat, Makassar – Bila tak ada halangan, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada...
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Hukum/Kriminal26 Januari 2021 15:32
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Jadi memang benar kasus narkoba besar sudah tahap dua hari ini. Penyidik Kepolisian Polda Sulsel telah menyerahkan dua tersangka kasus itu bersama ber...
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Daerah26 Januari 2021 15:21
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Pedoman Rakyat, Bantaeng – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menyebut jika eksekutif saat ini tengah mendorong Perda Pendidikan. Regulasi ini mem...