Siap-siap, Pemerintah Cari Satu Juta Guru PPPK di Tahun 2021

Editor
Editor

Rabu, 25 November 2020 07:16

Sekda Sulsel, Abd Hayat Gani
Sekda Sulsel, Abd Hayat Gani

Pedoman Rakyat, Makassar – Pemerintah akan merekrut guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Tahun 2021. Pengumuman rencana seleksi guru PPPK tahun 2021 disampaikan langsung Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, dan diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, secara virtual, Senin (23/11/ 2020).

Ma’ruf Amin mengumumkan, pemerintah akan membuka rekrutment guru PPPK bagi guru honorer dan lulusan PPG yang belum mengajar. Ada satu juta kuota seluruh Indonesia yang disiapkan.

“Bagi yang akan mengikuti seleksi, agar mempersiapkan diri dengan baik. Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana peserta hanya diberi kesempatan mengikuti ujian satu kali, kali ini peserta diberi kesempatan mengikuti ujian hingga tiga kali,” kata Ma’ruf.

Biaya pelaksanaan ujian yang akan diselenggarakan secara online, lanjut Ma’ruf, akan ditanggung oleh pemerintah. Ia berharap, semua guru honorer di sekolah negeri maupun di swasta, memanfaatkan kesempatan ini.

“Seleksi ini akan memberikan kepastian status bagi guru honorer yang mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan,” ujarnya.

Sementara, Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, secara virtual menjelaskan, saat ini pemerintah daerah baru menyiapkan sekitar 200.000 formasi guru PPPK. Padahal, kebutuhan yang disiapkan Kemendikbud lebih dari jumlah tersebut.

“Kapasitas formasinya cukup banyak untuk guru honorer, sampai satu juta formasi. Kami meminta agar daerah benar-benar menyiapkan berapa kebutuhannya,” kata Nadiem.

Seleksi ini, kata Nadiem, merupakan kesempatan bagi guru honorer di daerah agar bisa diangkat menjadi PPPK. Pengangkatan tersebut akan dimulai pada 2021 dengan mekanisme seleksi yang berkeadilan.

“Pada 2021 merupakan tahun pertama, kita memberikan kesempatan yang adil bagi semua guru honorer untuk bisa menjadi PPPK dengan seleksi yang adil, transparan,” tuturnya.

Nadiem mengaku sudah berkeliling Indonesia dan bertemu dengan guru honorer. Meski berstatus guru honorer, ia mengakui jika mereka punya inovasi dan motivasi untuk belajar.

“Cukup banyak guru honorer yang layak dan punya kompetensi menjadi guru yang baik. Karena itu, pemerintah memberikan jawaban, bagaimana kesejahteraan dan kesetaraan martabat mereka,” imbuhnya. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Oktober 2026 22:24
Pemkab Pinrang Siapkan Nomor Darurat 112, Respons Cepat Bencana dan Kegawatdaruratan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang mulai mematangkan persiapan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 untuk memud...
Metro09 Oktober 2026 21:21
Terima Komisi VII DPR RI, Andi Sudirman Perjuangkan Dukungan untuk 3 Juta UMKM Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan kerja dalam rangka kunjungan kerja reses Komis...
Metro09 Oktober 2026 20:24
Dari Makassar, 500+ Pemimpin Lintas Sektor Membahas Masa Depan Kepemimpinan Indonesia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Lebih dari 500 pemimpin dan profesional dari berbagai sektor berkumpul di Makassar Leadership Summit (MLS) 2026 di...
Metro09 Oktober 2026 19:27
Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan Kota Makassar kepada Komisi VII ...