Sidak Karantina Tanjung Priok, Mentan SYL Tegas Minta Perketat Pengawasan Komoditas Pertanian

Jennaroka
Jennaroka

Jumat, 30 April 2021 17:19

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal komoditas pertanian di Tempat Pemeriksaan Karantina (TPK) Graha Segara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (30/4/2021). 
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal komoditas pertanian di Tempat Pemeriksaan Karantina (TPK) Graha Segara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal komoditas pertanian di Tempat Pemeriksaan Karantina (TPK) Graha Segara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Sidak dilakukan untuk memastikan para petugas karantina mengawasi dan memeriksa secara ketat komoditas-komoditas pertanian yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

“Karantina adalah kunci pangan dan keselamatan masyarakat. Mengatur keluar masuknya komoditas pertanian. Karena itu tugas karantina harus dijalankan dengan baik,” ungkap Syahrul.

Dirinya meminta, jajaran petugas karantina pertanian untuk bisa memberikan jaminan keamanan komoditas pertanian yang beredar di masyarakat. Jika lengah, dampaknya akan berbahaya bagi masyarakat. “Kita harus pastikan pangan aman dikonsumsi. Sementara farmasi dan kosmetik aman digunakan,” ungkap Syahrul.

(Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi mendadak pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal komoditas pertanian di Tempat Pemeriksaan Karantina (TPK) Graha Segara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat, 30 April 2021)

Pengawasan ketat tersebut, menurut Syahrul, mesti tetap diikuti oleh pelayanan cepat. Kecepatan pelayanan karantina pertanian di Indonesia diharapkan bisa bersaing dengan negara-negara lain.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, pelayanan kita terhadap publik harus bisa lebih cepat, cermat, dan makin akurat. Kecepatan penting dan tetap disertai dengan ketepatan dan akurasi tinggi,” tegasnya.

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menyebutkan bahwa untuk mempercepat layanan pemeriksaan, pihaknya menyiapkan Laboratorium Keliling (Labling) dan Laboratorium Sertifikasi Karantina (Lasera).

(Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi mendadak pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal komoditas pertanian di Tempat Pemeriksaan Karantina (TPK) Graha Segara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat, 30 April 2021)

Pelayanan Labling dan Lasera ini menjadi terobosan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan efektif. Jika sebelumnya pengguna jasa harus datang ke counter pelayanan karantina di tiap-tiap pelabuhan di kawasan Tanjung Priok, kini pengguna jasa dimudahkan karena Lasera datang saat kapal sandar di pelabuhan.

“Adanya layanan ini memberikan banyak manfaat, antara lain efisiensi waktu dan biaya pengguna jasa, kepastian pelayanan, serta menghindari terjadinya suap, pungli, maupun gratifikasi,” pungkas Ali.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal13 Mei 2021 11:03
Pakai Baju Oranye, Begini Wajah Bupati Nganjuk Saat Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi
Pakai Baju Oranye, Begini Bupati Nganjuk Saat Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi ...
Hiburan13 Mei 2021 10:01
Dijodohkan Atau Ditanya Kapan Nikah Saat Lebaran? Ini Cara Menjawabnya dari Psikolog
Dijodohkan Atau Ditanya Kapan Nikah Saat Lebaran? Ini Cara Menjawabnya dari Psikolog...
Nasional13 Mei 2021 09:02
Mentan SYL: Karantina Pertanian Mengawal Keamanan Pangan Masyarakat
Mentan SYL: Karantina Pertanian Mengawal Keamanan Pangan Masyarakat...
Nasional13 Mei 2021 08:01
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sampaikan Ucapan Hari Raya Idulfitri 1442 H
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sampaikan Ucapan Hari Raya Idulfitri 1442 H...