Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Pangkep Targetkan Nol Kematian Ibu dan Bayi

Nhico
Nhico

Selasa, 31 Maret 2026 11:23

Sinergi Lintas Sektor, Pemkab Pangkep Targetkan Nol Kematian Ibu dan Bayi

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan terus memperkuat komitmen dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui kolaborasi lintas sektor.

Hal ini ditegaskan dalam pertemuan koordinasi yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Dinas Kesehatan, instansi vertikal, Pengadilan Agama, serta Kementerian Agama bersama seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), yang digelar pada Senin (30/3/2026).

Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusra, Lalogau, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antarinstansi guna memastikan keselamatan ibu dan anak, khususnya pada masa kehamilan hingga persalinan.

“Pertemuan ini, bagaimana kita bisa menekan angka kematian ibu dan anak. Yang kita harapkan, saat proses lahiran, ibunya aman anaknya bisa lahir dan tumbuh kembangnya bisa baik semua, “ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan capaian positif di awal tahun 2026. Berdasarkan data per 30 Maret, angka kematian ibu di Kabupaten Pangkep masih berada di angka nol. Capaian ini menjadi indikator awal keberhasilan upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah hingga akhir Maret ini angka kematian masih nol. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang di awal tahun sudah terdapat kasus kematian. Kita berharap capaian ini bisa dipertahankan hingga akhir tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Hj. Herlina, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Untuk kematian ibu, alhamdulillah hingga saat ini tidak ada kasus. Kita berharap kondisi ini bisa bertahan sampai Desember. Mengingat pada tahun 2025 lalu terdapat tujuh kasus kematian ibu,” jelasnya.

Namun demikian, untuk kasus kematian bayi, Dinas Kesehatan mencatat masih terdapat enam kasus, terdiri dari satu kematian neonatal dan lima kematian bayi. Seluruh kasus tersebut telah melalui proses audit sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan ke depan.

“Kami berharap tidak ada penambahan kasus ke depan, atau minimal dapat ditekan lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Kunci utamanya adalah kerja sama lintas sektor agar setiap pihak dapat menjalankan perannya secara optimal dalam upaya pencegahan,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Pangkep menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memastikan intervensi yang tepat sasaran demi mewujudkan target nol kematian ibu dan bayi di tahun 2026.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 19:23
Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kontingen Kota Makassar, menunjukkan performa gemilang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat...
Nasional17 April 2026 18:28
Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026
Pedomanrakyat.com, Pontianak – Pemerintah menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Gubernur Ka...
Metro17 April 2026 17:31
Pemkot Makassar Siaga Fenomena Godzilla El Nino, Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan status kesiaps...
Politik17 April 2026 16:31
PPP Sulsel Siapkan Muscab Serentak, Cari Pemimpin yang Mampu Hidupkan Mesin Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan bersiap menggelar musyawarah cabang (...