Soal Surat Pj Gubernur ke DPRD Sulsel, Ady Ansar: Kami Berikan Ruang Pimpinan untuk Konsultasi Kembali

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 12 Oktober 2023 22:06

Soal Surat Pj Gubernur ke DPRD Sulsel, Ady Ansar: Kami Berikan Ruang Pimpinan untuk Konsultasi Kembali

Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, tidak menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Sulsel Tahun 2024.

Hal tersebut berdasarkan surat Gubernur Sulsel, nomor:121/12140/B.Umum, perihal penyampaian kepada Ketua DPRD Sulsel yang ditanda tangani langsung Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin.

“Pada prinsipnya saya selaku Penjabat Gabernur Sulawesi Selatan TIDAK SETUJU dengan muatan yang tercantum dalam RAPBD Tahun Anggaran 2024 dimana telah tertulis sebedar Rp.10,4660 Trilyun,” tulis surat Gubernur.

Salah satu pertimbangan Pj Gubernur Sulsel tidak menyetujui RAPBD 2024 tersebut, yakni proyeksi utang lainnya yang masih akan timbul di Tahun 2024.

Di mana, pinjaman jangka panjang sebesar Rp513 milyar, utang pihak Ketiga sebesar Rp662 milyar, secara proyeksi utang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatus Sipil Negara (ASN) bulan Desember 2023 sebesar Rp74 milyar.

“Sehingga proyeksi utang yang akan terjadi di Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp. 1,694 Trilyun,” sambungnya.

Merespon hal itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulsel, Ady Ansar mengatakan bahwa, RAPBD 2024 sudah dilakukan persetujuan bersama yang lalu. Namun, masih ada sedikit mengganjil, sehingga Gubernur bersurat ke DPRD.

“Pagi-pagi saya buka WA pertama habis Salat Subuh, saya dapat surat dari pak gubernur yang tidak setuju isinya (RAPBD 2024),” kata Ady Ansar, kepada awak media, ditemui di kantor DPRD Sulsel, Kamis (12/10/2023).

Legislator NasDem Sulsel ini menyakini bahwa surat yang dikirim itu memberikan sinyal bahwa, Pj Gubernur tidak begitu suka dengan isi RAPBD 2024 tersebut.

“Jadi silahkan di dewan diperbaiki atau menyesuaikan gambaran yang sudah disampaikan, bahwa ada potensi utang sekian, sumbernya utang dari sini, dari sini kan,” jelasnya.

“Ada potensi gagal bayar kita tahun ini, dan macam-macam. Cuma ini adalah anu baru, dalam artian kalau Pak Gubernur tidak setuju sebenarnya, tidak perlu kemarin menyetujui adanya penjelasan gubernur,” tambahnya.

Namun kata Ady, karena Gubernur adalah Dirjend, punya pengalaman panjang di pemerintahan. Sehingga dihargai mekanisme yang ada dewan, makanya datang memberi penjelasan.

“Tapi tidak membacakan nota keuangan kan, dia (Gubernur) hanya mengomentari berdasarkan narasi sejumlah persoalan,” terang Ady.

Olehnya itu kata Ady, dari hasil Rapat Pimpinan (Rapim) tadi disepakati, bahwa besok itu tetap dilakukan pemandangan umum oleh fraksi-fraksi di DPRD Sulsel.

“Kalau saya di NasDem sendiri, kami ini agak ragu-ragu dan memberikan ruang kepada pimpinan untuk konsultasi kembali,” kuncinya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 23:17
Hadir di Family Gathering 74 Tahun Kalla, Munafri Apresiasi Kontribusi bagi Pertumbuhan Ekonomi Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Kalla Group yang selama 74 tahun...
Metro24 Oktober 2026 22:25
Doa untuk Negeri dan Deklarari Pemuda Menggema di Penutupan Pekan Raya Pemuda Sulsel & Tudang Sipulung 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekan Raya Pemuda Sulawesi Selatan dan Tudang Sipulung 2026 ditutup dengan doa bersama untuk negeri dan deklarasi ...
Metro24 Oktober 2026 21:01
Pekan Raya Pemuda Sulsel Berlangsung Sukses, Kadispora Suherman Usul Kegiatan Digelar 24 Kabupaten/Kota
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan, H. Suherman, mendorong Pekan Raya Pemuda Sulawesi Sel...
Ekonomi24 Oktober 2026 14:36
Temui Wamenkes RI, Bupati Ibas Amankan 90 Milliar Lebih Bantuan Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Lutim – Upaya memaksimalkan layanan kesehatan di Luwu Timur membuahkan hasil besar ketika Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam me...