Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menekankan pentingnya peran aktif jajaran eksekutif, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD), untuk turun langsung ke lapangan dan tidak hanya mengandalkan laporan administrasi dalam menyerap persoalan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel ini menyusul masih banyaknya persoalan di daerah yang ia temukan secara langsung namun belum tertangani secara optimal oleh pemerintah provinsi.
Menurut Sufriadi, sebagai wakil rakyat, dirinya kerap berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menemukan berbagai persoalan yang sejatinya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Baca Juga :
Namun, persoalan-persoalan tersebut sering luput dari perhatian akibat minimnya komunikasi dan interaksi langsung antara eksekutif dan masyarakat.
Ia menilai, OPD seharusnya meniru langkah Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang dinilai aktif turun ke daerah untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
“Jangan hanya menunggu laporan. Setidaknya sebulan sekali perangkat daerah turun ke daerah, berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, seperti yang sering dilakukan Pak Gubernur. Dari situ persoalan bisa diidentifikasi dengan jelas,” ujar Sufriadi kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).
Sufriadi mengapresiasi respons cepat Gubernur Sulsel yang dinilainya selalu menindaklanjuti laporan lapangan. Namun demikian, ia berharap seluruh jajaran di bawah Gubernur dapat lebih proaktif dan menjalankan tugas sesuai kewenangannya masing-masing.
Ia mencontohkan, sejumlah persoalan krusial yang kerap ditemui di lapangan antara lain terkait infrastruktur jalan, irigasi, serta kondisi sarana pendidikan.
Di Kabupaten Wajo, misalnya, ia menemukan beberapa bangunan sekolah menengah atas (SMA) dengan kondisi memprihatinkan, mulai dari plafon rusak hingga bangunan yang dinilai tidak lagi layak digunakan.
“Temuan-temuan itu selalu saya dokumentasikan dan sampaikan ke kepala dinas terkait, termasuk kondisi sarana prasarana dan peralatan sekolah,” ungkapnya.
Sufriadi menegaskan, banyak persoalan sebenarnya dapat diselesaikan dengan cepat apabila ditangani secara langsung dan dikomunikasikan dengan baik. Bahkan, masalah yang telah terbengkalai selama bertahun-tahun, menurutnya, bisa dituntaskan hanya dalam hitungan hari.
Karena itu, ia meminta OPD provinsi rutin melakukan evaluasi terhadap wilayah kerja masing-masing serta melakukan pendataan yang komprehensif terhadap persoalan yang menjadi kewenangan provinsi.
“Kalau pun terkendala anggaran, setidaknya harus ada data yang akurat sebagai dasar perencanaan. Jangan sampai persoalan hanya diselesaikan satu per satu setiap tahun. Evaluasi dan pendataan itu penting agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Komentar