Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi A DPRD Sulawesi Selatan, Andi Syafiuddin Patahuddin akui banyak titipan dalam proses proses seleksi calon Komisioner KPID dan KIP Sulsel.
“Kalau titipan banyak sekali, kalau saya bilang tidak ada titipan, itu saya (bohong), ini dari 14 anggota (Komisi A) DPRD ini semua punya nama, baik keluarga, kenalan, pokoknya macam – macam lah,” kata Syafiuddin kepada wartawan, Rabu, (24/4/2024).
Legislator fraksi PKS Sulsel ini mengakui bahwa, anggota Komisi A berasal dari beberapa perwakilan partai, dan fraksi. Sehingga tentu banyaklah kepentingan – kepentingan di dalamnya.
Baca Juga :
“Makanya sebelum kita melakukan fit and proper tes itu kami sudah rapat intern,” terang Syafiuddin.
Diketahui, Komisi A DPRD Sulsel diberi kewenangan melakukan seleksi terhadap 21 calon Komisioner KPID dan 15 calon KIP.
Jumlah calon komisioner tersebut tiga kali kebutuhan yang diserahkan Pemprov Sulsel setelah melalui penjaringan di Tim Panitia Seleksi.
Komisi A sendiri melakukan fit and proper, mengerucutkan 10 nama calon Komisioner KPID, tujuh komisioner terpilih dan tiga cadangan.
Begitu juga KIP Sulsel, Komisi A DPRD Sulsel mengerucutkan delapan nama, lima komisioner terpilih dan tiga cadangan.
Nama-nama yang telah dijaring, kata dia, dibuatkan Berita Acara (BA) dan diserahkan ke pimpinan DPRD Sulsel untuk diteruskan ke Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin.
Politisi Partai PKS ini jug menegaskan, nama-nama calon komisoner yang telah disepakati di Komisi A DPRD Sulsel tidak akan mengalami perubahan.
“Sesuai undang – undang, itu final, walaupun bahasanya disitu berita acara, kecuali ada emergency betul, tapi tidak serta merta dirubah,” tegasnya

Komentar