Pilwalkot Makassar 2020

Tak Tahu Soal Fasilitas Difabel di Makassar, Appi Diminta Kembali Turun ke Lapangan

Editor
Editor

Jumat, 04 Desember 2020 23:19

Paslon Pilwalkot Makassar 2020 saat debat publik
Paslon Pilwalkot Makassar 2020 saat debat publik

Pedoman Rakyat, Makassar – Danny Pomanto meminta rivalnya di Pilwalkot Makassar yakni Appi untuk kembali turun ke lapangan jelang pencoblosan.

Tujuan Danny meminta Appi turun ke lapangan untuk melihat fasilitas difabel di Kota Makassar.

Hal ini terlihat pada debat publik ketiga Pilwalkot Makassar di Jakarta, Jumat (4/12/2020), pagi tadi.

Dari pantauan, Danny-Fatma tampil lebih rileks. Semua pertanyaan, baik dari panelis maupun lawan debat, dijawab dengan tenang, lugas dan cerdas.

Seperti kritikan yang datang dari calon wali kota, Appi, sapaan Munafri Arifuddin tentang penanganan terhadap kaum difabel semasa pemerintahan Danny memimpin Kota Makassar (2015-2019).

“Selama lima tahun Bapak Danny Pomanto menjadi Wali Kota Makassar, kita tidak pernah melihat akses yang terbuka lebar untuk saudara kita yang difabel. Contoh, bagaimana akses mereka terhadap transportasi publik, bagaimana pedestrian ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” demikian tanggapan Appi atas pemaparan Danny tentang kaum difabel.

Danny meladeni tudingan Appi tersebut. Pria berlatar belakang arsitek itu menilai Appi tak melihat program yang dibikin Danny semasa menjabat, khususnya untuk kaum difabel.

“Tanggapan paslon nomor 2 (Appi) bahwa tidak ada fasilitas umum untuk kaum difabel, saya kira beliau tidak lihat, barangkali kita jalan-jalan sedikit juga,” sentil Danny.

Danny lalu menjabarkan dan menegaskan bahwa dalam masa pemerintahannya selama periode 2014-2019 fasilitas dan sarana transportasi yang dibangun adalah konsep difabel.

“Konsep pedestrian terakhir itu adalah konsep difabel yang hasil diskusi-diskusi dengan mereka. Penutupan drainase itu juga. Mereka mengeluh kadang-kadang masuk di got kasihan,” ungkap Danny.

Atas masukan kaum difabel juga, Danny kala itu membuat kebijakan untuk menutup semua drainase. Komitmen ini juga akan terus dilakukan jika dirinya bersama Fatmawati Rusdi terpilih menjadi Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota Makassar untuk lima tahun ke depan.

“Pada saat itu pula saya membuat program semua drainase harus ditutup. Ini adalah bagian jawaban dari teman-teman kaum difabel. Insyaallah lima tahun yang akan datang ADAMA’ akan menyempurnakan itu,” kata Danny.

Danny juga mengungkapkan keberpihakan kepada kaum difabel saat masa pemerintahannya. Bahkan hal itu menjadi perhatian dunia.

“Kota Makassar sudah pernah mendapat penghargaan sebagai Kota Layak Disabilitas. Tokoh difabel dunia datang ke Makassar hanya untuk mengetahui ingin belajar bagaimana kaum difabel bisa diskusi dengan wali kotanya,” tuntas Danny.

Sementara itu, Fatma menambahkan bahwa perhatian kepada kaum difabel masuk dalam visi dan misi ADAMA’ (akronim Danny-Fatma).

“Visi pasangan ADAMA’ sangat jelas, yaitu restorasi kota yang inklusif. Inklusif dalam artian nyaman untuk semua, baik anak, perempuan, maupun difabel. Pada prinsipnya kami punya program Jagai Ana’ta, misalnya, dan juga pedestrian,” kata Fatma.

Sekadar diketahui, Danny memang sering memenuhi undangan organisasi kaum difabel. Salah satunya diskusi yang diselenggarakan pada dua bulan lalu. Dari empat calon wali kota yang diundang, cuma Danny yang hadir. Selebihnya hanya mengutus wakil dan juru bicara. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Metro26 Januari 2021 15:56
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Pedoman Rakyat, Makassar – Bila tak ada halangan, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada...
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Hukum/Kriminal26 Januari 2021 15:32
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Jadi memang benar kasus narkoba besar sudah tahap dua hari ini. Penyidik Kepolisian Polda Sulsel telah menyerahkan dua tersangka kasus itu bersama ber...
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Daerah26 Januari 2021 15:21
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Pedoman Rakyat, Bantaeng – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menyebut jika eksekutif saat ini tengah mendorong Perda Pendidikan. Regulasi ini mem...
Prof Yusran Pj Wali Kota Makassar yang Dicopot Gubernur Nurdin Pimpin Tim Transisi Danny-Fatma
Metro26 Januari 2021 13:52
Prof Yusran Pj Wali Kota Makassar yang Dicopot Gubernur Nurdin Pimpin Tim Transisi Danny-Fatma
Pedoman Rakyat, Makassar – Tim Transisi sedang disiapkan oleh pasangan terpilih Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Fatmawati Rusdi. Kehadiran tim t...