Tarif Impor Trump Bikin Ketidakpastian, BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan

Nhico
Nhico

Kamis, 17 April 2025 21:34

Tarif Impor Trump Bikin Ketidakpastian, BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan BI rate di level 5,75% pada pertemuan pekan depan.

Sebab, kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan Presiden Donald Trump masih menyisakan dampak dalam lanskap ekonomi global.

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda pun memperkirakan Bank Indonesia (BI) masih akan menahan suku bunga acuannya di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Ia menilai langkah ini tak lepas dari antisipasi terhadap kebijakan moneter global, terutama yang dipicu oleh kebijakan ekonomi Amerika Serikat dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Menurut Huda, kebijakan impor proteksionis yang digagas Trump memicu ketidakpastian global yang masih berlanjut hingga kini.

Salah satu dampaknya adalah kecenderungan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), untuk mempertahankan bahkan mungkin menaikkan suku bunga acuannya guna menahan laju inflasi di AS.

“Kebijakan moneter negara lain pasti akan mengikuti arah kebijakan The Fed. The Fed nampaknya tidak akan menurunkan suku bunganya dalam waktu dekat,” ujar Huda kepada Kontan.co.id, Kamis (17/4).

Bahkan jika terjadi inflasi di AS, Huda menyebut tidak menutup kemungkinan The Fed akan akan menaikkan suku bunganya. Namun, ketika FFR meningkat, yang terjadi adalah bank sentral negara lain juga akan meningkatkan suku bunga acuannya.

“Alasannya untuk melindungi nilai tukar dari capital outflow,” katanya.

Huda menambahkan, kondisi tersebut menciptakan rezim suku bunga tinggi secara global.

Namun demikian, menurut Huda, rezim suku bunga tinggi memiliki konsekuensi negatif bagi sektor riil. Biaya investasi akan meningkat, sehingga pelaku usaha akan berpikir ulang untuk melakukan ekspansi.

“Dampaknya kepada keinginan untuk ekspansi akan menurun, penyerapan tenaga kerja akan terbatas,” jelas Huda.

Senada, Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto juga memperkirakan BI Rate masih akan dipertahankan pada level 5,75% efek kebijakan Trump.

“Masih akan stabil di level sekarang sampai tren penguatan Rupiah secara signifikan kembali,” kata Myrdal.

Pun, Ekonom Bank Danamon Indonesia, Hosianna Evalita Situmorang memperkirakan BI akan menahan suku bunga acuannya. Adapun pertimbangannya adalah tekanan nilai tukar dan musim dividen.

“Perkiraan masih menahan di 5,75% untuk RDG bulan ini,” kata Hosianna.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 April 2026 23:24
HKBN 2026 di Makassar: BPBD Siapkan Apel Besar dan Edukasi Anak Lewat Program SALAMA
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, terus mematangkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Kes...
Daerah28 April 2026 22:31
Bupati Sidrap Gerak Cepat, Usul Proyek Irigasi Besar dari APBN 2026
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait pengusulan kegiatan prasarana dan sarana pert...
Metro28 April 2026 21:27
May Day 2026 di Makassar Disiapkan Meriah, Munafri: Harus Jadi Momentum Kebahagiaan Buruh
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional 2026 harus menjadi mom...
Metro28 April 2026 20:29
Gubernur Sulsel Groundbreaking Paket 4 MYP Irigasi, Dongkrak Produktivitas Pertanian di Luwu Raya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam memperkua...