Tawuran Antarkelompok Pecah di Jogja, Polisi Jaga Ketat Perbatasan DIY – Jawa Tengah

Nhico
Nhico

Senin, 05 Juni 2023 09:19

Tawuran di Jogja.(F-INT)
Tawuran di Jogja.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, DIY – Polisi menjaga ketat perbatasan DIY dan Jawa Tengah setelah tawuran pecah di beberapa lokasi di Jogja.

Aparat keamanan menghalau rombongan pesepeda motor yang hendak masuk DIY melalui Prambanan, Minggu (4/6/2023) menjelang tengah malam.

Kapolda DIY, Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, mengatakan polisi menjaga dan berpatroli di perbatasan DIY dan Jawa Tengah untuk mencegah massa dari luar DIY masuk ke Jogja. Polda DIY melibatkan aparat Polda Jawa Tengah untuk berpatroli dan menjaga jalan-jalan menuju Jogja.

Kapolda meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi sehingga membuat kericuhan atau kriminalitas.

“Jangan terpancing. Kami berharap suasana Jogja tetap kondusif,” ujar Suwondo di Jalan Tamsis setelah kerusuhan mereda.

Tawuran di Jalan Kusumanegara dan Jalan Taman Siswa atau Tamsis, Kota Jogja, berlangsung hingga Minggu malam. \

Massa saling melemparkan batu dan berlarian.

Tawuran di Jalan Tamsis dan Kusumanegara adalah buntut tawuran di Jalan Kenari pada Minggu sore.

Keributan awalnya terjadi di sekitar Balai Kota Jogja di Jalan Kenari, kemudian ke Jalan Kusumanegara hingga ke sekitar Jalan Taman Siswa.

Jalan Tamsis yang sempat ditutup akhirnya dibuka dan lalu lintas sudah berjalan lancar. Namun, masih banyak batu-batu di tengah jalan, sisa-sisa dari tawuran sebelumnya.

Salah satu kelompok yang terlibat tawuran dan dikepung kerumunan massa akhirnya dievakuasi menggunakan truk polisi. Setelah kelompok itu pergi, beberapa sepeda motor terlihat digeletakkan di tengah jalan.

Tak lama berselang, motor-motor itu sudah dipinggirkan dan diangkut truk polisi.

Keributan awalnya terjadi di sekitar Balai Kota Jogja di Jalan Kenari, kemudian ke Jalan Kusumanegara hingga ke sekitar Jalan Taman Siswa.

Tawuran di sekitar Jalan Kenari mulai pecah sekitar pukul 16.30 WIB.

Salah seorang warga setempat mengatakan sebelum tawuran, massa datang mengendarai sepeda motor dan mengibarkan bendera. Warga setempat akhirnya menutup jalan dan gang masuk kampung untuk mencegah massa masuk ke kampung.

Tembakan peringatan dari polisi beberapa kali terdengar. Dia mengaku melihat beberapa orang bagian dari massa memakai seragam pencak silat.

Keributan kemudian bergeser ke Jalan Kusumanegara, Umbulharjo, hingga ke arah Jalan Taman Siswa. Yanto, warga sekitar Taman Siswa mengatakan tawuran terjadi setelah sekelompok orang berlari ke arah Taman Siswa lantaran dikejar massa.

“Dimulai sekitar jam 5 sore. Massa dari sekitar Stadion Mandala Krida,” kata dia.

Tawuran di Kota Jogja membuat nama Jogja trending di Twitter pada Minggu malam dengan belasan ribu cuitan yang memperlihatkan video tawuran di beberapa tempat. Sejumlah akun mengaitkannya dengan kelompok silat.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...
Nasional13 Oktober 2026 19:22
HP Gratis untuk Warga RI? Hashim Ungkap Rencana Pemerintah, Ini Syaratnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah berencana membagikan telepon genggam (HP) yang dilengkapi rekening digital kepada masyarakat sebagai upaya m...