Pedomanrakyat.com, Gowa – Penyebab aliran sungai di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) berbusa akhirnya terungkap. Ternyata berasal dari hasil penebangan pohon rambutan.
Sebagaimana diketahui fenomena aliran sungai berbusa itu terjadi di Dusun Kampung Beru, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.
Kapolsek Parangloe, AKP Mudatsir mengatakan, munculnya busa pada aliran sungai diakibatkan adanya pohon rambutan milik warga yang ditebang di sebuah kebun.
Baca Juga :
“Jadi saya tegaskan bahwa lokasi penebangan pohon rambutan tersebut tidak masuk dalam kawasan hutan produksi dan kawasan hutan lindung,” ujar Mudatsir. Jumat (11/2/2022).
Kata Mudatsir, lokasi warga yang menebang pohon rambutan berdekatan dengan anak sungai tersebut.
“Jadi busa yang mengalir ke anak sungai ini diduga karna adanya potongan ampas kayu pohon rambutan yang telah ditebang kemudian mengeluarkan busa lalu mengalir ke anak sungai,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Warga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulse), dihebohkan dengan fenomena air sungai berubah menjadi busa.
Dalam unggahan akun Media Sosial (Medsos) Instagram @makasar_iinfo, fenomena itu terjadi di dearah Mala’lang, Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulsel, pada Rabu (9/2/2022).
Warga yang baru pertama kali menyaksikan fenomena itu sekitar heboh dan ramai-ramai datang ke kawasan sungai kecil itu.
Dalam video berdurasi 1 menit 48 detik itu, nampak air sungai tersebut berwarna putih. Jika dilihat nampak seperi busa tebal.

Komentar