Tidak Dibayarkan Berbulan-bulan, Listrik di Kantor Satpol PP Makassar Dicabut

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 18 Februari 2021 19:55

ilustrasi meteran listrik dicabut.
ilustrasi meteran listrik dicabut.

Pedoman Rakyat, Makassar – Kantor Satpol PP Makassar di Balaikota, jadi gelap gulita. Gara-gara meteran listriknya dicabut PLN. Kok bisa? Ternyata karena sudah menunggak tagihan listrik berbulan-bulan.

Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Satpol PP Makassar, Irwan SE MM, membenarkannya. Ia mengaku, pencabutan meteran listrik ini berimbas ke kerja-kerja personel.

“Jadi tidak bisa apa-apa kita. Mau kerja ini itu terpaksa tertunda. Tugas-tugas tidak bisa maksimal. Gelap juga,” aku Irwan, Kamis (18/2/2021).

Menurut Irwan, dia heran saat petugas PLN datang mencabut meteran. Apalagi saat tahu kantornya sudah menunggak berbulan-bulan.

“Kami disini cuma pakai. Tidak tahu soal bayar membayar. Ada yang bagian membayar itu di pemkot. Kantor lainnya dibayar ji. Tidak tahu juga kenapa kantornya Satpol yang tidak dibayarkan,” demikian Irwan.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...