Waduh! Ekonomi Lagi Lesu, Dana Mengendap di Pemda Tembus Rp233,1 Triliun

Nhico
Nhico

Rabu, 15 Oktober 2025 10:05

Waduh! Ekonomi Lagi Lesu, Dana Mengendap di Pemda Tembus Rp233,1 Triliun

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut realisasi belanja pemerintah daerah (pemda) masih rendah sampai dengan akhir September 2025.

Menariknya, di tengah rendahnya penyerapan anggaran dan melemahnya kineja ekonomi, dana pemda yang mengendap di perbankan mencapai Rp233,1 triliun.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara pada konferensi pers APBN KiTa edisi Oktober 2025, Selasa (14/10/2025).

“Kita memahami bahwa ada beberapa kebijakan efisiensi 2025 dan juga ada pergantian pimpinan daerah tahun 2025 ini. Nah tapi dengan transfer ke daerah yang cukup tinggi bahwa dana pemda di perbankan ternyata kemudian menumpuk dan kalau angka akhir Agustus 2025 angka dana pemda di rekening kas umum daerah Rp233,1 triliun,” terangnya di gedung kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Sampai dengan akhir September 2025, realisasi penyerapan anggaran transfer ke daerah (TKD) pada APBN 2025 setelah penerapan Instruksi Presiden (Inpres) No.1/2025 tentang efisiensi yakni 74,2% atau Rp644,9 triliun.

Adapun belanja pegawai di daerah pada September 2025 baru Rp310,8 triliun atau lebih rendah dari September 2024 yakni Rp313,1 triliun.

Belanja barang dan jasa hingga 30 September 2025 juga masih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp196,6 triliun. Pada akhir September tahun lalu, belanja barang dan jasa sudah menyentuh angka Rp219,7 triliun.

Realisasi belanja modal di daerah terpantau lebih lambat. Penyerapannya hingga akhir September 2025 baru Rp58,2 triliun, atau jauh lebih rendah dari September 2024 yakni Rp84,7 triliun. Kemudian, belanja lainnya baru mencapai Rp147,2 triliun atau lebih rendah dari September tahun lalu yakni Rp203,1 triliun.

“Kami mendorong lagi-lagi sejalan dengan pelaksanaan APBN, kami mendorong pemda untuk segera melakukan percepatan realisasi belanja khususnya belanja yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat untuk mendorong perekonomian dan mendorong pertumbuhan,” terang Suahasil.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro07 September 2026 23:15
Legislator NasDem Mizar Roem Raih Award BK DPRD Sulsel, Dinilai Paling Rajin Hadiri Agenda Dewan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Fraksi NasDem DPRD Sulawesi Selatan, Mizar Roem, mendapat penghargaan dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Suls...
Nasional07 September 2026 22:48
Wali Kota Appi Cari Solusi Jangka Panjang, Lahan 20 Hektare di Maros Dibidik Jadi TPU
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan lahan pemak...
Nasional07 September 2026 21:22
Kementerian Kehutanan Perkuat Pengendalian Karhutla di Enam Provinsi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di en...
Daerah07 September 2026 20:28
Desa Padaloang Alau Tetap Panen 11,6 Ton per Hektare di Tengah El Nino
Pedomanrakyt.com, Makassar – Di tengah tantangan kemarau panjang akibat fenomena El Nino, petani di Desa Padaloang Alau, Kecamatan Duapitue, Kab...