Waspada Badai Dahsyat Besok, Ini Penjelasan BRIN

Nhico
Nhico

Selasa, 27 Desember 2022 10:34

Waspada Badai Dahsyat Besok, Ini Penjelasan BRIN

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperingatkan bahwa “tol hujan” yang mulai terbentuk pagi ini, Selasa (27/12/2022) akan menyebabkan hujan ekstrem dan badai dahsyat di kawasan Jabodetabek dan khususnya Tangerang, Banten pada 28 Desember 2022.

Demikian disampaikan Erma Yulihastin, peneliti iklim di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, dalam akun Twitternya.

“Potensi Banjir Besar Jabodetabek. Siapapun Anda yang tinggal di Jabodetabek dan khususnya Tangerang atau Banten, mohon bersiap dengan hujan ekstrem dan badai dahsyat pada 28 Desember 2022,” kata Dr Erma, Senin (26/12/2022).

Menurut analisa sistem peringatan dini bencana alam Sadewa, badai dahsyat dari laut akan dipindahkan ke darat melalui dua jalur: dari barat melalui angin baratan yang membawa hujan badai dari laut dan dari utara melalui angin permukaan yang kuat.

“Maka Banten dan Jakarta-Bekasi akan menjadi lokasi sentral tempat serangan badai tersebut dimulai sejak siang hingga malam hari pada 28 Desember 2022,” kata dia, menambahkan bahwa hujan persisten juga akan terjadi di wilayah Jawa Barat.
Erma mengatakan ada dua sistem badai yang membuat hujan ekstrem dapat ditransfer dari laut menuju ke darat. Erma menyebut fenomena jalur lalu lintas badai ini sebagai tol hujan.

“Jalan ‘tol hujan’ dari laut ke darat mulai terbentuk pagi ini (27/12) dari pukul 03.00 WIB. Tol hujan ini bernama badai squall line di laut (Samudra Pasifik) yang bergabung dengan badai konvektif skala meso (MCC) yang terbentuk di darat dengan inti badai di atas wilayah Banten,” kata dia.

Menruut Erma, jalan tol hujan ini tak hanya menjadi penghubung bagi suplai kelembapan kontinu dari laut ke darat, tapi sekaligus menjadi jalan bagai badai untuk mengakumulasikan dan mentransfer energinya sehingga badai berlangsung lama.

“Berdasarkan hasil kajian kami di BRIN, badai squall line ketika menyeberang Samudera Hindia, maka multisel badai dapat mengalami multiplikasi energi dan mengalami penggabungan sehingga menjadi badai yang meraksasa di atas Jabodetabek. Mekanisme inilah yang harus diwaspadai,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...