Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel yang akan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo.
Di mana, untuk pertandingan cabang olahraga (Cabor) wushu ini akan dilaksanakan di Kabupaten Bone.
Ketua Pengprov WI Sulsel, Kadir Halid, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan cabang olahraga wushu, termasuk medali dan perangkat pertandingan.
Baca Juga :
“Untuk Porprov Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bone dan Wajo, kami sebagai Pengurus Wushu Indonesia Sulawesi Selatan sudah melakukan berbagai persiapan,” kata Kadir Halid.
Menurut Kadir, salah satu persiapan yang dilakukan yakni menyiapkan medali yang akan diperebutkan pada cabang olahraga wushu. Di mana sebanyak sembilan medali dipersiapkan untuk diperebutkan dalam pertandingan tersebut.
Selain menyiapkan medali, Pengprov WI Sulsel juga telah menyusun berbagai kebutuhan teknis pertandingan. Persiapan itu mencakup penentuan perangkat pertandingan, wasit, hingga aspek teknis lainnya.
“Kami juga sudah bekerja dengan baik dalam menyusun pertandingan, termasuk menentukan perangkat pertandingan, wasit, dan berbagai hal teknis lainnya. Persiapan tersebut sudah beberapa kali dilakukan sebagai bagian dari penguatan persiapan menuju Pra-Pekan Olahraga,” ujar Kadir.
Anggota DPRD Sulsel ini menyebut sekitar 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan akan ambil bagian dalam pertandingan wushu pada Porprov mendatang. Ia pun meminta seluruh atlet menjaga sportivitas selama mengikuti pertandingan.
Menurutnya, atlet perlu menghormati keputusan wasit dan perangkat pertandingan serta tidak menyampaikan protes secara berlebihan.
“Saya berharap seluruh atlet dapat meningkatkan sportivitas dan tidak melakukan protes secara berlebihan kepada wasit atau perangkat pertandingan,” katanya.
Kadir menegaskan, peserta yang keberatan terhadap keputusan pertandingan dapat menggunakan mekanisme atau jalur yang telah tersedia sesuai ketentuan.
“Jika ada keberatan terhadap keputusan pertandingan, sudah tersedia jalur dan mekanisme yang dapat ditempuh. Silakan gunakan jalur tersebut sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan wushu pada Porprov Sulsel dapat berjalan dengan tertib dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Yang paling penting, tetap junjung tinggi sportivitas selama pertandingan,” tegas Kadir Halid.

Komentar