21 Orang Diduga Terjangkit Hepatitis Akut Misterius di DKI: 14 Anak-anak, 7 Dewasa

Nhico
Nhico

Jumat, 13 Mei 2022 12:28

ILustrasi hepatitis akut.(F-INT)
ILustrasi hepatitis akut.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mencatat 21 orang diduga terjangkit hepatitis akut misterius. Terdapat 14 orang pasien yang merupakan anak usia di bawah 16 tahun.

“Dari 21 kasus, 14 orang termasuk tiga yang meninggal berusia kurang dari 16 tahun,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Kamis (12/5/2022).

Sementara itu, tujuh orang lainnya berusia di atas 16 tahun. Riza menyebut 14 orang lainnya yang berusia di bawah 16 tahun masih dalam proses pemeriksaan hepatitis.

“Belum semua lengkap jenis pemeriksaan Hepatitis A-E sehingga semua kasus masih berstatus ‘pending clasification’,” jelas Riza.

“Sedangkan tujuh orang lain berusia 16 tahun lebih, sehingga tidak masuk kriteria WHO sebagai kewaspadaan hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya,” sambungnya.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Oktober 2026 23:23
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Syaharuddin Alrif Bawa Pertumbuhan Ekonomi Sidrap ke Peringkat Pertama
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah ...
Metro16 Oktober 2026 22:22
Sidak Puskesmas Jongaya, Wali Kota Makassar Appi Temukan Lingkungan yang Jorok-Kumuh
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di tengah kabut asap yang berpotensi memicu peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Wali Kota Ma...
Politik16 Oktober 2026 21:25
Bimtek Fraksi Golkar, Legislator Indonesia Timur Diminta Siapkan Strategi Konkret Hadapi Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Partai Golkar mulai mematangkan strategi pemenangan menuju Pemilu 2029 dengan memperkuat kapasitas anggota fraksi ...
Metro16 Oktober 2026 20:20
Pasar Murah Sulsel Expo: Belanja Rp100 Ribu Dapat Voucher Potongan Rp50 Ribu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan program voucher belanja bersubsidi dalam kegiatan Pasar Murah Su...