3 Hari Terputus, Jalan Amblas di Pujananting Barru Belum Diperbaiki

Nhico
Nhico

Selasa, 24 Desember 2024 15:13

3 Hari Terputus, Jalan Amblas di Pujananting Barru Belum Diperbaiki

Pedomanrakyat.com,Barru – Jalan antardesa di Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), amblas akibat hujan deras. Akses jalan 3 desa pun sudah tiga hari terputus karena jalanan belum diperbaiki.

“Jalan dari 3 desa ke ibukota kecamatan terputus karena longsor (amblas),” kata Kapolsek Pujananting AKP Sudarto kepada detikSulsel, Selasa (24/12/2024).

Jalan amblas terjadi di Kampung Salopuru, Desa Patappa, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru pada Sabtu (21/12). Sudarto mengatakan jalan tersebut merupakan jalur alternatif antar wilayah.

Jalur ini menghubungkan Barru dengan Bone dan Pangkep. Kejadian longsor itu Sabtu (21/12) akibat arus deras,” ucapnya.

Adapun 3 desa yang terisolir imbas longsor tersebut, yakni Desa Pujananting, Desa Bulo-bulo dan Desa Gattareng. Warga Desa Bulo-bulo dan Desa Gattareng harus melalui Pangkep untuk ke ibukota kecamatan.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 22:27
Wabup Pinrang Ajak Perkuat Ekosistem Produsen Daerah, Harap MBG Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional dinilai memiliki tujuan yang sa...
Metro07 Juli 2026 21:28
Gubernur Sulsel Nobar Piala Dunia Bersama Ratusan Warga dan Libatkan UMKM Lokal
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 ...
Politik07 Juli 2026 20:23
Alamsyah Dorong Bawaslu Kabupaten/Kota Optimalkan Website PPID Terintegrasi
Pedomanrakyat.com, Maros – Badan Pengawas Pemilihan Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan mendorong Bawaslu Kabupaten/kota untuk memperkuat kualitas...
Nasional07 Juli 2026 19:30
Kemenhut Sosialisasikan Rencana Kehutanan Tingkat Nasional 2011-2030
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan resmi menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.8/2026 tentang Perubahan Kedu...