69% Kasus Meninggal Akibat Tidak Vaksinasi Lengkap, Andi Sudirman Ajak Warga Segera Vaksin

Nhico
Nhico

Minggu, 13 Februari 2022 15:18

Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirma Sulaiman mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi. Serta yang telah mendapatkan dosis satu, untuk segera melengkapi vaksinasi dosis dua dan booster.

Hal itu disampaikan Andi Sudirman usai melakukan Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto secara virtual, Minggu (13/2/2022).

Yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Keuangan, Panglima TNI, Asops Kapolri; Kepala BNPB. Serta diikuti oleh para Gubernur, Bupati/Walikota serta Forkopimda.

“Dalam sepekan terakhir ini, ada 5 kasus kematian di Sulsel. Dan ternyata mereka belum mendapatkan vaksinasi lengkap. Ayo segera Vaksin lengkap!,” pintanya.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan yang diutarakan oleh Presiden, Joko Widodo beberapa waktu lalu. Bahwa ada dua kunci dalam penanganan varian omicron, yakni percepatan vaksinasi dan meningkatkan protokol kesehatan.

Apalagi varian omicron penularannya lebih cepat daripada varian delta, namun angka meninggal 69% diantaranya belum vaksin lengkap, sementara 31% sudah vaksin lengkap.

“Hal ini menjadi catatan, bahwa vaksinasi memberi manfaat sebagai ikhtiar dalam mencegah gejala berat dan fatality (kematian). Olehnya itu, diharapkan dukungan seluruh masyarakat untuk percepatan vaksinasi Covid-19 dosis dua dan vaksinasi untuk lansia,” tuturnya.

Adapun perkembangan Covid-19 di Sulsel, per tanggal 12 Februari 2022 positif aktif berjumlah 2.997 atau 2,65%; angka kesembuhan 95,37%; angka kematian 1,99%.

Meski begitu, kata dia, keterisian tempat tidur (BOR) Isolasi dan ICU dan Isolasi kita masih rendah. BOR isolasi sekitar 9% dan BOR ICU sekitar 3%.

“Kasus konfirmasi harian dalam satu minggu terakhir sekitar 2.608 kasus baru dengan laju kasus positif per 100.000 penduduk sebesar 29,1%. Sedangkan laju kematian per 100.000 penduduk dalam 7 hari terakhir adalah 0,06%. Walaupun terjadi kasus konfirmasi yang signifikan rawat inap secara cara umum dalam satu minggu terakhir masih berada berada pada angka 1,75 per 100.000 penduduk,” jelasnya.

Sementara total cakupan vaksinasi di Sulawesi Selatan, untuk Dosis ke-1 telah mencapai 5.804.611 orang atau 82,24%, sedangkan Dosis ke-2 sebanyak 3.769.165 orang atau 53,40%. Sedangkan untuk lansia, vaksinasi Dosis ke-1 telah mencapai angka 64,33% dan Dosis ke-2 sebesar 37,42%.

“Adapun kesiapsiagaan kami menghadapi gelombang ketiga ini diantaranya pelaksanaan PPKM dan Prokes secara konsisten; penyiapan TT Isolasi; penyiapan oksigen dan nakes; percepatan vaksinasi melalui program kebut vaksinasi; layanan telemedicine Hallo Dokter bagi yang melakukan isolasi mandiri; penguatan tracing dan testing; serta pengawasan pengetatan pintu-pintu masuk Sulsel,” terangnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik27 Agustus 2026 13:55
Kabar Baik, 396 PPPK Paruh Waktu Maros Bakal Diangkat Penuh Waktu
Pedomanrakyat.com, Maros – Sebanyak 396 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Maros berpeluang diangka...
Nasional27 Agustus 2026 11:29
Menhut Cek Karhutla Berau dan Perlindungan Habitat Orangutan
Pedomanrakyat.com, Berau – Menteri Kehutanan Raja Antoni mengecek kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Berau, Kalimantan Timur, Rabu ...
Daerah27 Agustus 2026 09:41
Pemkab Pangkep Monitoring Produksi Garam Rakyat, Pastikan Bantuan Geomembran Tepat Sasaran
Pedomanrakyat.com, Pangkep – — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus mendorong peningkatan produksi garam rak...
Nasional27 Agustus 2026 09:18
Menhut Raja Juli Ingatkan Penerima Perhutanan Sosial Jaga Kelestarian Kawasan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan kelompok masyarakat penerima persetujuan Perhutanan Sosial...