Akademisi Dukung Penetapan Tersangka Oknum Satpol PP di Gowa

Nhico
Nhico

Jumat, 16 Juli 2021 10:16

Akademisi Dukung Penetapan Tersangka Oknum Satpol PP di Gowa

Pedoman Rakyat, Makassar-Menyikapi ulah pemukulan oknum Satpol PP kepada Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Gowa, Sulsel, yang saat ini sudah dtetapkan tersangka oleh pihak kepolisian, juga mengundang perhatian serius akademisi hukum di Kota Makassar.

“Apa yang dilakukan pihak kepolisian dengan menetapkan oknum Satpol PP di Gowa sebagai tersangka sudah tepat. Sebab, walaupun itu tujuannya bagus dan untuk menerapkan aturan, namun secara etika dan hukum tidak dibenarkan sama sekali,” kata Salah seorang Akademisi di Kota Makassar Umar Iskandar, jumat (16/07/2021).

Dirinya mampu memahami bahwa komitmen yang diperintahkan dalam meneggakkan aturan PPKM. Akan tetapi kata Umar, secara tatanan hukum tidak semestinya menghilangkan sebuah etika profesinya dalam menjalankan tugasnya.

“Dalam menegakan aturan apalagi disaat pandemi Covid-19 saat ini, Petugas harus mengupayakan melakukanya dengan preventif, tenang,sabar,humanis, rasional dan tegas dalam menegur masyarakat yang melakukan pelanggaran. Sebab aturan larangan selama PPKM sangat erat dengan aspek mencari sesuap kehidupan masyarakat,”ujar Umar, yang juga merupakan Dosen LB Politeknik pariwisata makassar.

Umar menegaskan, bahwa tidak boleh ada kekerasan kecuali dibenarkan hukum. Kejadian PPKM adalah untuk kebaikan masyarakat. Tidak boleh PPKM malah menyakiti masyarakat.

Lebih lanjut kata Umar, apa yang dilakukan oknum Satpol PP harus menjadi pembelajaran, agar tidak semena-mena khususnya kepada masyarakat. “Negara kita negara hukum, untuk itu kalau ada persoalan hukum harus diselesaikan secara hukum, bukan dengan cara kekerasan. Karena kekarasan tidak akan menyelesaikan persoalan, malah akan menambah persoalan,”urainya.

Selain Itu kata Umar, masyarakat juga diharapkan dapat mendukung program pemerintah dengan cara menaati segala aturan yang telah ditetapkan dalam masa PPKM saat ini, dan juga tetap patuh dalam menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes). “Semua pihak harus bekerjasama, dalam menangani pandemi Covid-19,” pintanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 Juli 2026 15:34
Gubernur Andi Sudirman Umumkan Pemenang Umrah Gebyar Pendapatan Sulsel Lewat Panggilan Video
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan para pemenang Gebyar Pendapatan Sulsel 2026 periode Januari–Jun...
Daerah17 Juli 2026 14:23
Jalan Kuri Caddi Maros Mulai Dikerjakan, Anggaran Capai Rp1,18 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros mulai merealisasikan program peningkatan infrastruktur jalan pada 2026. Salah satunya mela...
Daerah17 Juli 2026 14:04
Pemkab Luwu Timur Tingkatkan Budaya Siaga Bencana Lewat Sosialisasi KIE
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya peningkatan kes...
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...