“Anak Tidak Boleh Putus Sekolah”, Janji Bupati Ibas Usai Dengarkan Tangis Seorang Ibu yang Tinggal di Lapak Jualan

Nhico
Nhico

Kamis, 21 Mei 2026 09:51

“Anak Tidak Boleh Putus Sekolah”, Janji Bupati Ibas Usai Dengarkan Tangis Seorang Ibu yang Tinggal di Lapak Jualan

Pedomanrakyat.com, Lutim – Suasana haru menyelimuti kunjungan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan di UMKM Al Ma’un Corner binaan Komunitas Berbagi Al-Maun Sorowako, Kecamatan Nuha, Rabu (20/5/2026).

Kunjungan tersebut berubah menjadi momen penuh emosional ketika seorang ibu penjual, Fani Sabrina (40), menyampaikan langsung kisah hidup yang tengah ia jalani kepada orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur tersebut.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Fani menceritakan kondisi hidupnya bersama empat orang anak. Dua di antaranya saat ini belum dapat bersekolah karena terkendala surat pindah dari sekolah lama di Kabupaten Luwu. Sementara satu anak masih balita dan satu lainnya tinggal bersama kakek dan neneknya.

Tak hanya itu, Fani juga mengungkapkan bahwa dirinya kini tinggal di lapak tempat ia berjualan di kawasan UMKM Al Ma’un Corner karena tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Sebelumnya, ia sempat tinggal di area perpustakaan Rusunawa Sorowako lantaran tidak mendapatkan kamar. Namun karena jarak rusunawa menuju lokasi jualannya cukup jauh dan dirinya tidak memiliki kendaraan, Fani akhirnya memilih menetap di lapak sederhana tempat ia mencari nafkah sehari-hari.

Mendengar cerita tersebut, raut wajah haru terlihat dari Bupati Irwan Bachri Syam dan sang istri. Tanpa menunggu lama, Bupati langsung meminta Camat Nuha, Arief Fadillah Amier untuk segera mencarikan solusi tempat tinggal yang layak bagi Fani dan anak-anaknya di Rusunawa.

Tak hanya itu, demi memudahkan aktivitas Fani dari tempat tinggal menuju lapak jualannya, Bupati juga berjanji akan memberikan satu unit sepeda motor agar ia tidak perlu lagi tinggal di lapaknya.

Perhatian Bupati tidak berhenti sampai di situ. Terkait dua anak Fani yang belum bersekolah karena terkendala surat pindah dari sekolahnya, Irwan menegaskan akan segera mencarikan jalan keluar agar keduanya dapat kembali mengenyam pendidikan.

“Bagaimanapun juga anak tidak boleh putus sekolah,” tegas Bupati.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga akan membantu mengurus kembali agar Fani bisa menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Mendengar bantuan dan perhatian tersebut, Fani Sabrina tak kuasa menahan air mata. Di hadapan Bupati dan rombongan, ia berulang kali mengucapkan rasa syukur dan terima kasih.

“Semoga bapak Bupati bersama ibu selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang lancar,” ucap Fani penuh haru.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional20 Oktober 2026 19:22
Kemenhut: Hotspot Turun 617 Titik, Operasi Karhutla Tetap Diperkuat
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah meskipun jumlah h...
Metro20 Oktober 2026 18:25
Di Hadapan Praja Muda IPDN, Munafri Bagikan Strategi Pembangunan dan Pelayanan Publik Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membagikan pengalaman kepemimpinannya dalam membangun tata kelola pemerinta...
Metro20 Oktober 2026 17:28
Pj Sekda Andi Winarno Bacakan Sejarah Singkat Sulsel di Hari Jadi ke-357 Tahun
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Pj Sekdaprov) Andi Winarno Eka Putra membacakan sejarah sing...
Hiburan20 Oktober 2026 17:05
Tangis Inara Rusli Pecah, Mantan Karyawan Jadi Tersangka Kasus Illegal Access
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Inara Rusli tak kuasa menahan air mata setelah mengetahui mantan karyawannya, Agung, ditetapkan sebagai tersangka d...