Asep Wahyuwijaya Minta Distribusi Gas Melon Dikembalikan ke Pengecer

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 04 Februari 2025 21:00

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya, menilai pemerintah kurang jeli dalam melihat konsekuensi pemberlakuan kebijakan distribusi LPG 3 kilogram (kg) atau Gas Melon hanya sampai ke pangkalan.

“Rantai akhir distribusi yang mendekatkan gas ke masyarakat itu kan tingkatnya di pengecer atau di warung-warung, bukan di pangkalan. Ketika rantai pengecer atau warungnya dihilangkan maka praktis warga pun larinya ke pangkalan,” ungkap Asep dalam keterangannya, Selasa (4//2/2025).

Asep juga menegaskan, dengan kondisi seperti itu mengakibatkan selain harus mengantri karena jarak ke pangkalan lebih jauh, warga pun harus mengeluarkan ongkos tambahan. Kerugian pun menjadi double, mengantri dan mengeluarkan biaya yang lebih besar.

“Apakah kondisi ini yang diinginkan pemerintah? Saya yakin Pak Prabowo pasti tak akan tega melihat warganya harus berpanas-panasan dan berlelah seperti itu hanya demi mendapatkan 3 kg gas. Negara mestinya menyediakan kebutuhan dasar rakyat itu di depan pintunya atau setidaknya mendekatkan, bukan malah menjauhkan dan malah bikin susah warga,” tukas Asep.

Jika memang terindikasi ada pihak-pihak yang mempermainkan harga dari pangkalan ke pengecer, menurut Asep, tindak saja secara hukum jangan sampai digeneralisasi dengan membuat kebijakan yang berlebihan dan menyusahkan rakyat.

“Ada baiknya pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM merevisi kembali distribusi gas agar kembali ke pengecer atau warung,” tandas Asep.

Secara khusus, legislator NasDem dari Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) itu besama beberapa anggota di Komisi VI DPR akan meminta pimpinan Komisi VI agar segera menggelar rapat dengan Pertamina untuk memastikan tidak ada masalah dengan produksi gas bersubsidi.

“Supaya clear di hadapan publik, persoalan kesulitan rakyat atas gas melon ini bukan karena masalah di tingkat produksi tapi pada regulasinya,” pungkas Asep.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 16:24
CEO IBR Bawa Tiga Gagasan Strategis, Makassar Dibidik Tembus Pasar Global
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan produk kerajinan ...
Metro24 Agustus 2026 15:34
Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut ratusan kafilah peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORP...
Politik24 Agustus 2026 14:45
Demokrat Sinjai Pilih Rayakan Hut ke-25 Bersama Warga, Mulai Langit Biru hingga Pesta Rakyat
Pedomanrakyat.com, Sinjai – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Sinjai dikemas sederhana dan dekat dengan masyara...
Metro24 Agustus 2026 14:10
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan BBNKB dan PBBKB
Pedomanrakyat.com, Makassar – Rencana kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Sul...