Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025 hingga larut malam, dengan fokus utama pada sektor kesehatan.
Rapat yang berlangsung di ruang paripurna Kamis (16/4/2026) itu, menghadirkan Dinas Kesehatan serta seluruh jajaran rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulsel.
Pembahasan berjalan alot, mencerminkan keseriusan dewan dalam memastikan kualitas layanan kesehatan tetap terjaga bagi masyarakat.
Baca Juga :
Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Mahmud, menegaskan bahwa pembahasan mendalam ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab dalam mengawal hak dasar masyarakat terhadap layanan kesehatan yang layak.
“Rapat ini memang berjalan cukup panjang dan alot, karena kami ingin memastikan setiap program dan anggaran di sektor kesehatan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mahmud.
Ia menekankan, rumah sakit sebagai garda terdepan pelayanan publik harus mampu memberikan layanan yang optimal, baik dari sisi fasilitas, manajemen, maupun tenaga kesehatan.
Menurutnya, evaluasi melalui LKPJ menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus mendorong perbaikan ke depan agar pelayanan tidak terhambat.
“Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang baik. Itu yang terus kami dorong dalam setiap pembahasan,” tutupnya.

Komentar